Bekasi — Fase kepulangan jemaah haji asal Kota Bekasi resmi dimulai. Sebanyak 444 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) perdana JKS-1 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Senin malam (1/5/2026), pukul 23.40 WIB.
Rombongan yang mengangkut 195 jemaah laki-laki, 246 jemaah perempuan, serta 4 petugas kloter ini kembali ke Tanah Air menggunakan maskapai Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5142. Kendati mayoritas jemaah kembali dengan selamat, tercatat ada satu jemaah laki-laki yang terpaksa tertinggal di Arab Saudi karena harus menjalani perawatan medis intensif.
Setibanya di bandara debarkasi, seluruh jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemindaian suhu tubuh guna mengantisipasi risiko penularan penyakit menular. Otoritas bandara juga memberlakukan jalur prioritas bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas guna memangkas antrean imigrasi.
Dari bandara, jemaah diangkut menggunakan 12 unit bus menuju UPT Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi. Rombongan tiba pada Selasa dini hari pukul 02.15 WIB, sedikit lebih cepat dari jadwal semula.
Berbeda dengan fase keberangkatan yang sarat seremonial, proses pemulangan jemaah di asrama haji kali ini sengaja dipangkas agar lebih taktis.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Sularto, menyatakan efisiensi ini diambil demi memberikan waktu istirahat yang cukup bagi jemaah pasca-penerbangan jarak jauh.
“Setibanya di asrama, jemaah langsung turun dari bus, mengambil air zamzam, kemudian keluar secara tertib sesuai rombongan masing-masing guna menjaga kelancaran arus jemaah,” ujar Sularto saat dikonfirmasi, Selasa (2/5/2026).
Sularto tidak menampik adanya kendala klasik berupa keterbatasan personel dalam mengawal kepulangan total 5.064 jemaah haji asal Kota Bekasi tahun ini.
Guna menyiasati minimnya sumber daya manusia, Kemenag Bekasi mengandalkan sokongan dari jaringan relawan dan alumni praktikan kerja lapangan untuk mengatur alur pemulangan.
Kementerian Agama menjadwalkan pemulangan gelombang berikutnya untuk jemaah Kota Bekasi yang tergabung dalam kloter JKS-5 pada Minggu, 7 Juni 2026.
Pemerintah daerah mengklaim akan tetap mempertahankan skema pelayanan ramah lansia dan disabilitas hingga seluruh kloter rampung dievakuasi kembali ke daerah asal.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













