Bekasi — Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi mengungkap kronologi dan awal mula kasus penyekapan serta penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial TS di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Aksi kekerasan yang dilakukan oleh kekasih korban berinisial HSLT tersebut dipicu oleh perselisihan yang terjadi sejak bulan lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membeberkan bahwa tindak kekerasan yang menimpa TS tidak terjadi sekali, melainkan berupa penganiayaan fisik secara beruntun dan berulang di dalam tempat penyekapan.
“Korban dan Terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, TS dan HSLT diketahui telah menjalin hubungan asmara cukup lama, yakni sejak April 2025. Namun, hubungan tersebut berujung petaka setelah pelaku mulai bermain fisik dan mengurung korban di dalam rumah.
Penderitaan TS akhirnya berakhir pada Rabu, 8 Juli 2026. Memanfaatkan celah dan kelengahan HSLT yang tengah keluar rumah, korban yang dipenuhi luka lebam memberanikan diri melarikan diri dengan cara merangkak keluar melalui jendela bangunan.
Korban kemudian berhasil diselamatkan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian, menegaskan bahwa hasil pengembangan penyelidikan menunjukkan adanya keterlibatan pihak lain.
Polisi memastikan ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus kekerasan ini.
Saat ini, kekasih korban yakni HSLT telah resmi diringkus dan mendekam di sel tahanan.
“Untuk pelaku ada 2 orang, 1 orang sudah kita amankan,” jelas Jerico.
Sementara itu, tim opsnal Satreskrim Polres Metro Bekasi masih disebar di lapangan untuk memburu satu pelaku tersisa yang identitasnya sudah dikantongi namun masih dirahasiakan demi kepentingan penyelidikan.
“Sementara satu lagi masih dalam pengejaran,” tambahnya.
Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami secara intensif peran spesifik dari masing-masing tersangka, termasuk mendalami apakah ada unsur pembantuan atau keterlibatan orang dekat pelaku lainnya dalam proses penyekapan TS.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.











