Bekasi  

Kaca Mobil Dipecah Saat Pemilik Cari Tambal Ban, Tablet Kerja Raib

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) pagi saat korban berangkat menuju tempat kerjanya. 

Bekasi - Kondisi kendaraan mobil ulah komplotan spesialis pecah kaca. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Kondisi kendaraan mobil ulah komplotan spesialis pecah kaca. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Seorang pekerja diduga menjadi korban aksi pecah kaca bermodus ban mobil kempes di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan tas kerja berisi tablet dan earbud dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) pagi saat korban berangkat menuju tempat kerjanya.

Istri korban, AQ, mengatakan suaminya berangkat sekitar pukul 05.20 WIB dan melintas di Jalan Cikunir Raya, tepatnya di kawasan kolong Tol Jatiasih.

Saat perjalanan, korban diberitahu oleh seorang pengendara sepeda motor bahwa ban belakang mobilnya dalam kondisi kempes. Korban kemudian memutar arah dan mencari lokasi yang dianggap aman untuk berhenti.

Tak lama berselang, seorang pria kembali menghampiri korban dan menyarankan agar mencari tambal ban yang disebut berada tidak jauh dari lokasi.

“Ada orang yang kasih tahu, katanya ada tambal ban dekat situ. Suami saya turun dari mobil, bawa kunci dan dompet. Tas kerja dipindahkan ke belakang jok,” kata AQ saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Korban kemudian berjalan kaki mencari tambal ban yang dimaksud. Namun saat kembali ke lokasi parkir, ia mendapati kaca mobilnya sudah dalam kondisi pecah.

“Pas balik, kaget kaca mobil sudah pecah. Padahal sebelumnya sudah ada yang bilang tunggu saja nanti dibantu carikan orang untuk ganti ban,” ujarnya.

Dari dalam mobil, pelaku diduga membawa kabur tas kerja yang berisi tablet dan earbud yang biasa digunakan korban untuk bekerja. Sementara barang-barang lain di dalam kendaraan dilaporkan masih aman.

“Hanya tas kerja dan tablet untuk kerja serta earbud yang hilang. Barang lainnya alhamdulillah masih aman,” kata AQ.

AQ menduga suaminya telah menjadi sasaran komplotan pelaku sejak sebelum memasuki wilayah Jatiasih. Dugaan itu muncul setelah korban melihat beberapa sepeda motor yang diduga mengikuti pergerakannya.

“Modusnya diikuti sampai tiga sampai empat motor. Yang kasih tahu ada tambal ban dekat situ diduga komplotannya juga,” tuturnya.

Korban juga menemukan paku yang diduga digunakan untuk merusak ban kendaraan. Bentuk paku tersebut disebut telah dimodifikasi dengan ujung tajam menyerupai rangka payung sehingga dapat membuat ban cepat kehilangan tekanan udara.

“Pakunya sudah dimodifikasi, ujungnya tajam seperti rangka payung. Walaupun pakai ban tubeless tetap cepat kempes,” katanya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *