Bekasi  

Harris Bobihoe Targetkan Kota Bekasi Bebas Stunting

Bekasi - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sepanjang Jaya. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sepanjang Jaya. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026).

Harris menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam menjamin kecukupan gizi dan asupan makanan sehat bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang optimal merupakan fondasi utama dalam membangun kesehatan masyarakat sekaligus pilar strategis pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Kota Bekasi.

“Kami harap SPPG ini bisa menghadirkan makanan yang sehat, bersih, bergizi dan berkualitas. Jangan sampai makanan yang disajikan tidak berkualitas dan menu harus banyak inovasi supaya tidak membosankan. Hadirnya SPPG ini juga menjadi simbol solidaritas dan gotong-royong seluruh elemen,” ujar Harris Bobihoe.

Berita Bekasi Lainnya  Satu Malam Bobol 5 Rumah, Pencuri Gasak Sepatu Branded dan Sepeda di Cluster Jatisampurna

SPPG Sepanjang Jaya secara rutin menyalurkan ribuan porsi Program Makan Bergizi Gratis setiap hari operasional (Senin hingga Jumat) bagi anak-anak sekolah dan warga sekitar.

Langkah ini ditargetkan mampu mengakselerasi penurunan angka tengkes (stunting) di Kota Bekasi hingga mencapai target zero stunting.

Pemkot Bekasi mendorong jajaran pengelola SPPG untuk terus melakukan variasi dan inovasi menu makanan harian agar tidak menimbulkan kejenuhan bagi anak-anak penerima manfaat, tanpa mengurangi standar higienitas dan nutrisi yang dipersyaratkan.

Selain berfokus pada intervensi kesehatan dan gizi masyarakat, Harris Bobihoe menggarisbawahi dampak positif SPPG terhadap roda perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di tingkat lokal.

Operasionalisasi harian SPPG melibatkan rantai kerja yang komprehensif, mulai dari tim pengadaan bahan pangan, tenaga pengolah dapur/juru masak, hingga petugas distribusi ke sekolah-sekolah dan titik pemukiman.

Berita Bekasi Lainnya  Bobihoe Sidak Penerima Bansos di Mustikajaya, Tekankan Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi

“Pasti ada 20 orang lebih yang terlibat dalam kegiatan SPPG ini. Mulai Senin hingga Jumat SPPG terus beroperasi, tentu membutuhkan tenaga kerja. Dengan adanya SPPG ini tentu ada penyerapan tenaga kerja lingkungan sekitar,” jelas Harris.

Pemkot Bekasi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pelaksana serta elemen masyarakat yang bergotong-royong mendukung konsistensi layanan SPPG Sepanjang Jaya selama satu tahun terakhir.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak  berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses  berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *