Bekasi  

Duhhh … Akses Jalan Menuju Pemkab Bekasi Terbelah

Jalan menuju Pemkab Bekasi terbelah
Jalan menuju Pemkab Bekasi terbelah

Hujan deras yang terjadi sejak Minggu (7/11/2021) siang hingga malam hari di Kabupaten Bekasi tidak hanya menyebabkan banjir. Jalan menuju komplek Pemkab Bekasi juga amblas.

Jalan yang amblas berada di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat. Jalan berlapis beton itu terbelah di bagian tengah sepanjang lebih dari 30 meter.
Meski amblas, jalan tersebut masih dilintasi kendaraan bermuatan barang berat. Sehingga kondisi jalan tersebut semakin parah.

Sudrajat (54), warga setempat mengatakan, jalan di Desa Cicau tersebut amblas sejak Minggu (7/11/2021) lusa. Jalan terbelah menjadi dua ketika hujan deras mengguyur sejak siang hingga sore.

“Longsornya dari kemarin (Minggu) pas ujan deres. Gara-garanya galian tanah ini pas di samping, jaraknya cuma 10 meter ke jalan. Sekarang sudah berhenti, tapi biasanya banyak truk-truk galian tanah lewat sini terus,” katanya, Selasa (9/11/2021).

Berita Bekasi Lainnya  Wali Kota Klaim Zona Hijau di Bekasi 92 Persen

Jalan yang amblas ini merupakan jalan alternatif menuju Komplek Pemkab Bekasi dan Kawasan Industri GIIC Delta Mas. Untuk menghemat waktu, warga di sekitar Kecamatan Cibarusah dan Serangbaru menggunakan jalur ini.

“Soalnya kalau tidak lewat sini jauh lagi. Jadi ya sudah Bismillah saja,” kata Juned (35), pengguna jalan.

Sementara itu, empat kecamatan terendam banjir akibat dari hujan deras di Kabupaten Bekasi. Secara keseluruhan ada 12 titik banjir dengan ketinggian dari 20 sentimeter sampai 1 meter.

“Beberapa titik sudah mulai surut tapi tetap kami mewaspadai soalnya intensitas air masih tinggi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln.

Empat kecamatan yang terendam banjir yakni Tambun Selatan, Cikarang Utara, Muaragembong dan Kecamatan Babelan.

Berita Bekasi Lainnya  Banyak Proyek Galian di Kalimalang Jelang Arus Mudik, Polres Metro Bekasi Kota: Harus Selesai Besok!

“Petugas tetap bersiaga di lokasi jadi ketika ada potensi banjir, dapat segera melapor agar turut dibantu untuk evakuasi,” kata Henri.

(FIR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *