Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengambil langkah progresif demi menjaga stabilitas wilayahnya sebagai salah satu roda penggerak ekonomi nasional. Pemkab Bekasi kini tengah mematangkan rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ketenagakerjaan komprehensif yang melibatkan berbagai unsur penting di masyarakat.
Rencana besar ini dibeberkan langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-10 PUK SPAMK FSPMI PT Aisin Indonesia di Hotel Holiday Inn Jababeka, Cikarang Selatan, Sabtu (16/5/2026).
“Satgas tersebut nantinya diharapkan menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat pengawasan, komunikasi, serta penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara lebih terintegrasi,” tegas Asep Surya Atmaja di hadapan ratusan buruh yang hadir.
Tak seperti komite biasa, Satgas Ketenagakerjaan ini nantinya akan mengusung konsep pentahelix. Di mana unsur yang dilibatkan tidak hanya dari internal birokrasi dan pengusaha, melainkan merangkul langsung elemen pekerja/buruh, akademisi, hingga pelaku media massa.
Langkah ini diambil mengingat Kabupaten Bekasi dihuni oleh ribuan perusahaan raksasa dengan jutaan tenaga kerja dari berbagai sektor industri. Potensi gesekan industrial dinilai harus diredam lewat ruang komunikasi yang sehat dan berkeadilan sebelum mencuat ke permukaan.
“Hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, meningkatkan kesejahteraan pekerja, sekaligus menjaga kepercayaan dunia usaha dan investasi,” imbuh Plt. Bupati.
Selain membahas soal Satgas, dalam forum demokrasi buruh tersebut, Asep Surya Atmaja juga memberikan sentilan menohok kepada dunia usaha terkait pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia menegaskan, Pemkab Bekasi mendorong penuh agar pemanfaatan CSR dari perusahaan-perusahaan di kawasan industri tidak lagi bersifat seremonial atau sekadar bagi-bagi sembako sesaat. CSR harus diarahkan pada program sosial berkelanjutan yang mampu memberdayakan ekonomi keluarga pekerja dan masyarakat sekitar pabrik.
“Kami mendorong penguatan kolaborasi bersama dunia usaha melalui pemanfaatan program CSR yang lebih berdampak nyata bagi masyarakat, termasuk mendukung program sosial dan pemberdayaan keluarga pekerja,” urainya.
Plt. Bupati Bekasi juga tak lupa mengapresiasi jalannya Musnik ke-10 PUK SPAMK FSPMI PT Aisin Indonesia yang berjalan dengan sehat dan bertanggung jawab. Menurutnya, serikat pekerja di Bekasi adalah mitra strategis pemerintah, bukan lawan.
Ia mengajak seluruh elemen buruh di Cikarang untuk terus meningkatkan kompetensi diri dan kedisiplinan di tengah gempuran transformasi industri digital dan perkembangan teknologi yang kian kilat.
Agenda besar ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi, tokoh elite jajaran FSPMI dan KSPI, jajaran manajemen PT Aisin Indonesia, serta ratusan perwakilan pekerja.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












