Kota Bekasi – Tabir gelap kasus pembunuhan sadis yang menimpa pensiunan sekaligus aktivis pekerja pelabuhan, Ermanto Usman (65), mulai tersingkap.
Setelah sepekan menjadi buron, pelaku yang menghabisi nyawa Ermanto di kediamannya, wilayah Jatibening, Kota Bekasi, dikabarkan telah berhasil diringkus tim Jatanras Polda Metro Jaya.
Pelaku ditangkap di wilayah Jakarta Utara pada Selasa (10/3/2026), mengakhiri pengejaran intensif pihak kepolisian sejak peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin pekan lalu.
Polisi Masih Irit Bicara
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan informasi penangkapan tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media. Meski demikian, pihak kepolisian masih menutup rapat identitas maupun motif di balik aksi keji pelaku.
“Ya (sudah ditangkap). Nanti saja ya, masih dilakukan pendalaman,” ujar Abdul Rahim singkat di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/3/2026).
Penyidik saat ini tengah bekerja ekstra untuk menggali keterangan pelaku guna mengetahui apakah pembunuhan ini merupakan aksi perampokan yang gagal, dendam pribadi, atau berkaitan dengan rekam jejak korban di dunia perburuhan.
Profil Korban: Sang Aktivis Pelabuhan yang Gigih
Ermanto Usman bukanlah sosok sembarangan. Di kalangan pekerja pelabuhan, ia dikenal sebagai sosok senior dengan rekam jejak panjang di Jakarta International Container Terminal (JICT).
Pensiunan JICT ini dikenal vokal dalam menyuarakan hak-hak pekerja selama masa aktifnya, menjadikannya tokoh yang dihormati sekaligus disegani.
Tragedi yang menimpa Ermanto pada Senin (2/3/2026) lalu menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar. Korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka fatal di tubuhnya.
Tak hanya Ermanto, istrinya yang bernama Pasmilawati (60) juga menjadi sasaran amukan pelaku.
Kondisi Istri Korban Masih Kritis
Hingga berita ini diturunkan, Pasmilawati dilaporkan masih berjuang melewati masa kritis di rumah sakit.
Luka-luka yang dialaminya cukup parah, menjadikannya saksi kunci tunggal yang diharapkan dapat memberikan keterangan lebih detail jika kondisinya telah stabil.
Warga di sekitar Jatibening sendiri sempat terhenyak dengan kejadian ini. Selama ini, lingkungan tempat tinggal korban dikenal cukup kondusif.
Aksi “orang tak dikenal” yang masuk dan melakukan serangan membabi buta terhadap pasangan lansia ini pun memicu ketakutan akan keamanan lingkungan.
Mencari Benang Merah Jakarta Utara
Lokasi penangkapan pelaku di Jakarta Utara menjadi detail yang menarik. Mengingat korban menghabiskan masa kerjanya di kawasan pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta Utara), polisi kini menelusuri apakah ada benang merah antara profesi masa lalu korban dengan sosok sang eksekutor.
Akankah kasus ini murni kriminalitas umum atau ada dalang di balik “pesanan” nyawa sang aktivis? Publik kini menunggu rilis resmi dari Polda Metro Jaya untuk mengungkap motif sebenarnya dari tragedi berdarah di Jatibening ini.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












