Bekasi  

Menhub: 38 Korban KRL Bekasi Timur Sudah Pulang, Operasi Jalur Segera Normal

Menhub menyampaikan bahwa dari total korban luka, sebanyak 38 orang telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan, sementara sisanya masih dalam proses pemulihan.

Bekasi – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi menyampaikan pembaruan penanganan pasca-kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Pemerintah mencatat total korban mencapai 106 penumpang, dengan 15 orang meninggal dunia dan 91 lainnya mengalami luka-luka.

Dalam keterangan persnya, Menhub menyampaikan bahwa dari total korban luka, sebanyak 38 orang telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan, sementara sisanya masih dalam proses pemulihan.

“Harapan kami, para korban yang masih dirawat dapat segera diberikan kesembuhan dan kembali berkumpul bersama keluarga,” ujar Menhub Dudy.

Menhub menjelaskan, pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan seluruh pihak terkait terus melakukan penanganan lanjutan, termasuk pemulihan layanan operasional KRL Jabodetabek.

Berita Bekasi Lainnya  Bacapares Anies Baswedan Disambut Meriah Meski Senam Flashmob di Kota Bekasi Tak Dapat Izin

Ia menegaskan, pembukaan kembali layanan KRL dari Cikarang dan Bekasi Timur akan dilakukan setelah mendapatkan clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang saat ini masih melakukan proses investigasi.

“Jika sudah ada clearance dari KNKT, siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek secara bertahap,” jelasnya.

Saat ini, proses persiapan operasional masih berlangsung, termasuk uji coba jalur, sistem persinyalan, serta pengecekan teknis untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum layanan kembali dibuka.

Menhub menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan operasional.

“Yang paling utama adalah keselamatan, itu yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Pemerintah juga meminta PT KAI untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan dipenuhi secara ketat sebelum Stasiun Bekasi Timur kembali beroperasi penuh.

Berita Bekasi Lainnya  Terhimpit Ekonomi, Emak-emak Nekad Jual Sabu

Sementara itu, PT KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian terus melakukan evaluasi internal serta mendukung proses investigasi KNKT guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Operasional KRL Jabodetabek diharapkan dapat kembali berjalan normal secara bertahap setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan aman.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *