Bekasi  

Data Terbaru Ledakan SPBE Cimuning: 22 Korban Luka, 47 KK Terdampak

Kota Bekasi - Petugas Polres Metro Bekasi Kota saat membangtu pembersihan bangunan rumah warga pasca ledakan SPBE Cimuning
Petugas Polres Metro Bekasi Kota saat membangtu pembersihan bangunan rumah warga pasca ledakan SPBE Cimuning. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya merilis data terbaru terkait dampak ledakan dan kebakaran di SPBE Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 47 kepala keluarga (KK) terdampak dalam insiden tersebut.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, mengatakan pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah pasti warga yang terdampak.

“Data sementara, ada 47 KK yang terdampak. Kami masih terus melakukan pendataan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Selain warga, kerusakan juga meliputi sejumlah bangunan. Dari hasil pendataan sementara, terdapat 22 bangunan yang terdampak, baik rumah tinggal, kontrakan, maupun tempat usaha milik warga.

Sementara itu, jumlah korban luka tercatat sebanyak 22 orang. Para korban mengalami luka bakar dengan tingkat yang bervariasi, sebagian di antaranya sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: DPR Desak Pertamina Tanggung Jawab Penuh Atas Ledakan SPBE Cimuning Bekasi

“Total korban yang tercatat ada 22 orang, termasuk yang rawat jalan. Namun, sebagian sudah diperbolehkan pulang,” jelas Maka.

Ia menambahkan, berdasarkan pengecekan terakhir di RSUD Kota Bekasi, masih terdapat tiga korban yang menjalani perawatan. Sedangkan korban lainnya kemungkinan dirawat di rumah sakit lain seperti Primaya atau sudah menjalani rawat jalan.

Meski menimbulkan puluhan korban luka dan kerusakan, pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada korban meninggal dunia,” tegasnya.

Di sisi lain, sejumlah warga dilaporkan kehilangan dokumen penting akibat kebakaran.

Menyikapi hal itu, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memberikan layanan jemput bola.

“Insyaallah Dukcapil akan turun langsung ke posko untuk membantu pengurusan dokumen kependudukan warga, paling lambat hari Senin,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *