Bekasi – Gelombang arus balik libur panjang Paskah 2026 mulai memadati ruas jalan tol menuju wilayah Jabodetabek. Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat sebanyak 119.809 kendaraan telah kembali menuju Jakarta pada Sabtu (4/4/2026), atau meningkat 13,10% dibandingkan lalu lintas normal.
Lonjakan kendaraan ini terpantau berasal dari tiga arah utama, yakni Cikampek, Puncak Bogor, serta wilayah Jawa Barat (Bandung dan Rancaekek).
Rincian Lalu Lintas Masuk Jabodetabek
Kenaikan volume kendaraan terdistribusi melalui tiga Gerbang Tol (GT) utama dengan rincian sebagai berikut:
GT Cikunir 6: Mencatat kenaikan tertinggi sebesar 43,50% dengan total 11.985 kendaraan (Normal: 8.352 kendaraan).
GT Ciawi 2: Mengalami peningkatan 19,90% dari arah Puncak dengan total 46.251 kendaraan.
GT Halim: Tercatat sebanyak 61.573 kendaraan melintas, naik 4,35% terhadap lalu lintas normal.
Pergerakan Kendaraan di Wilayah Jawa Barat
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, volume kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta tercatat sebanyak 68.662 kendaraan, naik sebesar 9,81%.
Baca Juga: Arus Balik Membludak, Jasa Marga Pertebal Contraflow Jadi 2 Lajur di Tol Japek Menuju Jakarta
Di sisi lain, arus kendaraan yang menuju arah Bandung melalui GT Cileunyi justru menunjukkan angka yang lebih rendah 2,04% dari biasanya, meski volume yang keluar menuju Rancaekek dan Garut masih naik tipis sebesar 0,54%.
Fasilitas Rest Area untuk Pemudik
Guna memastikan kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga telah menyiagakan sejumlah Rest Area strategis yang dilengkapi fasilitas gratis seperti toilet, tempat ibadah, dan area parkir:
Ruas Tol Jagorawi (Arah Jakarta): KM 38 dan KM 21.
Ruas Tol Padaleunyi & Cipularang: KM 149, KM 125, KM 97, KM 88, dan KM 72.
Ruas Tol Jakarta-Tangerang: KM 14.
Imbauan Puncak Arus Balik Minggu 5 April
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, mengimbau masyarakat yang baru akan kembali pada hari terakhir libur, Minggu (5/4/2026), untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan.
“Pastikan kondisi kendaraan siap jalan, pengemudi prima, serta kecukupan BBM dan saldo e-toll. Gunakan satu kartu elektronik yang sama untuk masuk dan keluar di sistem tol tertutup seperti Cipularang dan Padaleunyi,” tegas Widiyatmiko.
Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk tidak terburu-buru dan tetap memprioritaskan keselamatan berkendara di tengah potensi kepadatan arus lalu lintas.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













