Bekasi  

Balita di Jatiasih Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Alami Luka Serius hingga Operasi

Peristiwa memilukan itu bermula ketika sang ibu membawa korban ke Puskesmas pada Jumat (17/4/2026). Namun, alih-alih sakit biasa, petugas medis menemukan sejumlah luka tak wajar di tubuh balita tersebut.

Bekasi – Seorang balita perempuan berusia 2 tahun 8 bulan berinisial N di wilayah Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya sendiri. Kasus ini terungkap setelah kondisi korban memicu kecurigaan tenaga medis.

Peristiwa memilukan itu bermula ketika sang ibu membawa korban ke Puskesmas pada Jumat (17/4/2026). Namun, alih-alih sakit biasa, petugas medis menemukan sejumlah luka tak wajar di tubuh balita tersebut.

Luka bakar di beberapa bagian tubuh hingga pendarahan di area sensitif menjadi temuan awal yang langsung ditindaklanjuti. Pihak Puskesmas kemudian melaporkan dugaan tersebut kepada pengurus lingkungan setempat.

Ketua RT 04, Komarudin, mengatakan laporan itu segera diteruskan ke tingkat RW hingga dirinya turun langsung melakukan pengecekan.

“Awalnya dibawa ke Puskesmas oleh ibunya. Di situ terlihat ada kejanggalan, seperti luka bakar dan pendarahan. Lalu dilaporkan ke kami,” ujar Komarudin saat ditemui, Selasa (21/4/2026).

Berita Bekasi Lainnya  Tantangan Pemkot Bekasi Harus Kejar Rp 1 Triliun Kurang Dari 2 Bulan Untuk Capai PAD

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak lingkungan bersama aparat terkait melakukan penelusuran. Indikasi kekerasan terhadap korban pun semakin menguat.

Pada sore hari, ibu korban mendatangi rumah Ketua RT untuk meminta pendampingan membuat laporan polisi. Namun, proses pelaporan baru dilakukan keesokan harinya karena dokumen belum lengkap.

Keesokan paginya, pelaku sempat dimintai keterangan oleh pihak kelurahan dan tenaga kesehatan. Dalam pengakuan awal, ia mengakui melakukan kekerasan, namun belum mengakui dugaan pelecehan.

Pengakuan tersebut akhirnya berkembang setelah penanganan lebih lanjut oleh kepolisian. Pelaku disebut mengakui seluruh perbuatannya.

Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk mempertanggungjawabkan tindakannya. Sementara itu, korban dirujuk ke RSUD Kota Bekasi dan harus menjalani tindakan operasi akibat luka serius yang dialaminya.

Berita Bekasi Lainnya  Mewah! Gedung Baru Polsek Babelan Rp12,5 Miliar Hampir Rampung, Begini Penampakannya

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar di bagian dada dan punggung korban. Selain itu, ditemukan luka berat di area kemaluan yang diduga menyebabkan kerusakan saraf.

“Informasi dari rumah sakit, ada luka di bagian kelamin, bahkan sarafnya sampai putus,” ungkap Komarudin.

Saat ini, kondisi korban mulai menunjukkan perbaikan meski masih menjalani perawatan intensif.

Diketahui, pelaku merupakan ayah tiri korban yang baru sekitar tiga bulan tinggal bersama keluarga tersebut. Saat kejadian, ibu korban disebut tidak berada di rumah.

“Kalau mau melakukan aksinya, pelaku sering menyuruh istrinya keluar rumah,” tambah Komarudin.

Sempat beredar informasi bahwa pelaku melarikan diri usai kejadian, dan hal itu dibenarkan oleh pihak lingkungan.

Berita Bekasi Lainnya  Jadwal Perpanjangan SIM Kabupaten Bekasi Rabu, 23 Juli 2025

Komarudin berharap kasus ini mendapat perhatian serius dan dikawal hingga tuntas.

“Saya harap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatannya,” tegasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *