Bekasi — Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi untuk menampilkan berbagai karya kreatif para penyandang disabilitas.
Mulai dari lukisan, seni tari, batik ciprat hingga kerajinan seni kulit dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Kepala Bagian Umum Tata Usaha Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Jaswadi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para penerima manfaat untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka kepada masyarakat luas.
“STPL ini merupakan lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi sosial. Banyak penerima manfaat di sini yang memiliki kreativitas luar biasa, mulai dari melukis, seni tari hingga seni kulit,” ujarnya kepada awak media, Kamis (7/5/2026).
Menurut Jaswadi, pameran karya itu bukan sekadar kegiatan seremonial memperingati Hari Pendidikan Nasional. Lebih dari itu, kegiatan tersebut bertujuan membangun rasa percaya diri para penyandang disabilitas melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
“Harapannya mereka lebih percaya diri karena karya mereka dilihat dan diapresiasi masyarakat. Dengan begitu, image positif terhadap diri mereka juga semakin meningkat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, STPL Bekasi juga menggelar sejumlah perlombaan seperti storytelling, menggambar, melukis hingga catur yang melibatkan penyandang disabilitas dan masyarakat umum. Melalui kegiatan itu, para peserta diharapkan dapat berbaur tanpa rasa minder maupun perbedaan.
“Poin positifnya adalah mereka merasa bisa bersama-sama dengan masyarakat umum dan menunjukkan bahwa mereka juga mampu berkarya,” jelasnya.
Selain menjadi sarana ekspresi, kegiatan seni di STPL Bekasi juga dimanfaatkan sebagai media terapi bagi para penerima manfaat. Jaswadi menjelaskan, aktivitas melukis dapat membantu melatih kemampuan motorik dan kognitif penyandang disabilitas.
“Melukis itu bukan hanya menghasilkan gambar, tapi juga menjadi terapi untuk diri mereka sendiri,” ungkapnya.
Tak hanya seni lukis, STPL Bekasi juga memberikan pelatihan lain seperti massage, kerajinan seni kulit hingga pembuatan batik ciprat. Sejumlah hasil karya bahkan sudah berhasil terjual kepada masyarakat.
“Lukisan mereka sudah ada yang membeli. Ketika karya mereka dihargai, mereka jadi semakin semangat untuk terus berkarya,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, STPL Bekasi berharap masyarakat semakin terbuka dan memberikan dukungan kepada para penyandang disabilitas agar terus berkembang dan berkarya.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa penyandang disabilitas mampu berkarya jika diberikan kesempatan dan dukungan,” tandasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












