Bekasi — Warga Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, digegerkan dengan penemuan balita laki-laki tewas bersimbah darah di dalam rumah kontrakan, Rabu malam (28/5/2026).
Korban diduga menjadi korban penusukan oleh pamannya sendiri yang juga ditemukan terluka parah di lokasi kejadian.
Ketua RT 02 Taufik Hidayat, mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara tangisan dan teriakan dari dalam kontrakan korban.
“Semalam kami dengar suara teriak-teriak dan tangisan anak kecil. Pas warga datang, kondisinya sudah seperti itu,” kata Taufik saat ditemui di kediamanya, Kamis (28/5/2026)
Saat ditemukan, balita berinisial A berusia sekitar dua tahun setengah itu sudah dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusuk serius di bagian perut hingga ususnya keluar.
“Balitanya sudah ketusuk, sampai ususnya keluar,” ujarnya.
Sementara itu, seorang pria berinisial S berusia sekitar 18 tahun yang diduga pelaku juga ditemukan bersimbah darah dengan luka sayatan di bagian leher.
“Yang laki-laki besar itu lehernya seperti kegores senjata tajam. Darah di lantai banyak sekali,” ucap Taufik.
Kedua korban ditemukan tergeletak di lantai ruang tengah kontrakan.
Menurut Taufik, balita tersebut tinggal bersama nenek dan pamannya di rumah kontrakan itu selama hampir satu tahun. Orang tua korban disebut tidak pernah terlihat oleh warga sekitar.
“Yang tinggal di situ neneknya, si balita, sama omnya. Orang tuanya kami nggak pernah ketemu,” katanya.
Saat kejadian, nenek korban diketahui sedang berada di luar rumah untuk berjualan dan baru pulang sekitar pukul 22.00 WIB.
“Pas neneknya pulang baru tahu kondisi sudah begitu. Anak-anak memang sering ditinggal berdua,” ujarnya.
Taufik menyebut selama tinggal di lingkungan tersebut, keluarga korban dikenal tertutup dan tidak pernah terlibat keributan dengan warga.
Namun, ia mengaku pria yang diduga pelaku memang dikenal memiliki perilaku berbeda dibanding anak seusianya.
“Anaknya agak susah diajak ngobrol. Ada kelebihan lah, beda dari anak-anak normal lainnya. Tapi masih bisa ke warung dan naik motor,” katanya.
Usai kejadian, kedua korban langsung dievakuasi petugas. Balita tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sedangkan pria yang diduga pelaku dilarikan ke RSUD Jatisampurna karena masih bernapas meski mengalami luka serius.
Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap motif dan kronologi pasti kejadian tersebut.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












