Legislator Jabar Ingatkan Penyelenggara Porprov di Bekasi Tak Tinggalkan Masalah Administrasi 

Bekasi - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, usai meninjau kesiapan venue Porprov bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (8/7/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, usai meninjau kesiapan venue Porprov bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (8/7/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi – Komisi V DPRD Jawa Barat mengingatkan Pemerintah Kota Bekasi dan panitia penyelenggara agar pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 tidak hanya sukses dari sisi prestasi, tetapi juga tertib dalam pengelolaan administrasi dan anggaran.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, usai meninjau kesiapan venue Porprov bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (8/7/2026).

Menurut Hasbullah, Kota Bekasi menjadi salah satu tuan rumah utama dengan porsi penyelenggaraan terbesar. Sebanyak 47 cabang olahraga dan 626 nomor pertandingan akan dipusatkan di Kota Bekasi selama 13 hari.

“Porprov ini tidak hanya bicara prestasi, tetapi juga bisa mengungkit perekonomian lokal. UMKM, kuliner, hotel, hingga sektor pariwisata harus ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar penggunaan anggaran penyelenggaraan yang mencapai sekitar Rp137 miliar tidak menimbulkan persoalan setelah Porprov berakhir.

“Jangan sampai support anggarannya APBD Rp137 miliar, nanti setelah perhelatan Porprov selesai justru ada temuan. Sukses prestasi harus diikuti dengan sukses administrasi,” tegasnya.

Hasbullah mengatakan Komisi V telah meminta panitia penyelenggara melibatkan konsultan sebagai pendamping pengelolaan administrasi dan keuangan. Langkah itu dinilai penting untuk meminimalkan potensi kesalahan dalam penggunaan anggaran.

“Dengan adanya supervisi konsultan, saya kira akan jauh dari kesalahan. Itu menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas penyelenggaraan,” katanya.

Selain sukses administrasi, Hasbullah berharap Porprov mampu menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi Jawa Barat. Menurutnya, seluruh cabang olahraga dipertandingkan sebagai bagian dari proses seleksi menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) dan PON 2028.

“Porprov ini menjadi starting point menyiapkan atlet Jawa Barat menghadapi PON. Semua cabang olahraga dipertandingkan sehingga hasilnya menjadi tolok ukur pembinaan atlet,” ucapnya.

Ia juga mendorong masyarakat ikut meramaikan seluruh pertandingan yang digelar di Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi, lanjut dia, telah menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM di setiap lokasi pertandingan agar dampak ekonomi dapat dirasakan masyarakat.

“Tidak hanya sukses cabang olahraga, tetapi masyarakat juga harus terlibat. UMKM bergerak, hotel terisi, kuliner hidup, prestasi dapat, administrasi juga harus sukses,” katanya.

Hasbullah turut menepis isu yang menyebut pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat akan ditunda. Menurutnya, hingga saat ini seluruh tahapan penyelenggaraan masih berjalan sesuai jadwal.

“Tidak ada wacana Porprov diundur. Semua tahapan sudah berjalan dan Porprov ini menjadi langkah awal menyiapkan Jawa Barat menghadapi PON 2028. Jadi harus tetap berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *