Bekasi — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekaligus Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, secara resmi membuka Pelatihan Metode Yassir bagi para pendidik dan guru PAUD se-Kota Bekasi.
Kegiatan pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik ini dipusatkan di SD Negeri Jakasetia 3, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (2/11/2026).
Inisiatif ini dirancang sebagai langkah konkret Pemkot Bekasi dan TP PKK dalam memperkuat fondasi pendidikan karakter berbasis keagamaan sejak dini.
Melalui Metode Yassir, para guru PAUD dibekali teknik pengajaran Al-Qur’an yang interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan tumbuh kembang anak.
Metode Yassir mengusung pendekatan pedagogis yang memadukan pengenalan ayat-ayat Al-Qur’an dengan irama lagu serta nada menyanyi. Pendekatan ini terbukti efektif membantu anak usia dini dalam mengenal huruf, menghafal surah pendek, serta menyerap pesan moral tanpa merasa terbebani.
Dalam arahannya, Wiwiek Hargono menegaskan pentingnya mengubah orientasi pembelajaran Al-Qur’an anak usia dini agar tidak sekadar berfokus pada kemampuan baca dan hafalan mekanis, melainkan juga menanamkan nilai-nilai kebaikan.
“Melalui metode Yassir ini, kita ingin mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, salah satunya melalui nyanyian. Harapannya, anak-anak tidak hanya pandai membaca dan mengaji, tetapi juga mulai mengenal serta memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur’an, sehingga nilai-nilainya dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wiwiek Hargono.
Wiwiek juga menyoroti peran sentral guru PAUD sebagai pendamping utama masa emas (golden age) anak. Pelatihan ini diharapkan menjadi modal kreativitas bagi para pendidik untuk diterapkan langsung di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui sinergi Bunda PAUD dan TP PKK Kota Bekasi, peningkatan kompetensi guru diimbangi dengan penguatan fondasi moral dan spiritual peserta didik guna mencetak generasi muda Kota Bekasi yang berkarakter unggul.
“Masa PAUD merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak. Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran agama tumbuh menjadi bagian yang menyenangkan dalam keseharian anak,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya










