223 Orang di Bekasi Terapapar HIV/AIDS

  • Bagikan
Penularan HIV/AIDS Hantui Remaja Bekasi
Ilustrasi HIV/AIDS

Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bekasi mencatat angka keseluruhan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bekasi selama tahun 2021 sebanyak 223 kasus.

Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Bekasi, Ade Barwono mengatakan, dari total kasus tahun 2021, penularan tertinggi terjadi pada laki-laki sebanyak 158 kasus dan perempuan 65 kasus.

“Mereka tertular karena untuk menjaga dirinya melalui pencegahan dengan menggunakan kondom itu masih kurang, karena hidupnya penuh dengan life style,” kata Barwono, Selasa (5/4/22).

Baca Juga: Pasca Penambahan Status Tersangka Walkot Bekasi, KPK Agendakan Pemeriksaan 11 Pejabat Pemkot

Ade mengungkapkan, upaya untuk penanggulangan penularan HIV/AIDS yang paling utama adalah pencegahan dari hulu ke hilir.

“Jadi dari awal sebelum mereka ini dan komunitas seperti populasi kunci seperti lelaki seks dengan lelaki (LSL), waria, pengguna narkoba suntik dan wanita pekerja seks itu

“Jadi dari awal, mereka yang rentan tertular ini sudah kita cegah melalui pemberian informasi yang masif dan komprehensif kepada mereka dengan mengecek kesehatan alat repoduksi dan HIV,” ungkapnya.

Ade menjelaskan, setiap tahun pihaknya mempunyai program sosialisasi ke berbagai sekolah dan pelatihan kader-kader Posyandu dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan pemerintah desa dan kelurahan di Kabupaten Bekasi untuk menyebarkan informasi terkait HIV/AIDS yang di namakan Desa Siaga yang berkolaborasi dengan kader Turbokolosis (TBC).

Baca Juga: PTM di Bekasi Sudah 100 Persen

“Alhamdulilah, Pemkab Bekasi sudah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh perangkat desa dan kelurahan agar ikut melakukan kampanye tentang HIV/AIDS,” ujarnya.

Ade berharap masyarakat agar selalu hati-hati dengan virus HIV/AIDS yang cepat menular dan bisa mengakibatkan kematian.

“Dan jika terjadi terkena HIV/AIDS segera laporkan ke Desa atau Puskemas terdekat,” pesannya.

  • Bagikan