Bekasi  

Libur Panjang Idul Adha 1447 H, Arus Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 48 Persen

Angka tersebut merupakan hasil kalkulasi akumulatif dari pergerakan arus kendaraan di empat Gerbang Tol (GT) Utama perimeter luar ibu kota, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Bekasi - Ruas tol yang dikelola Jasa Marga. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Ruas tol yang dikelola Jasa Marga. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Jakarta — Korporasi pengelola jalan tol milik negara, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), mencatat lonjakan drastis arus migrasi kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek. Pada H-1 libur panjang kumulatif Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila atau pada Selasa (26/5/2026), volume lalu lintas (lalin) keluar meroket hingga menyentuh angka 196.320 kendaraan.

Angka tersebut merupakan hasil kalkulasi akumulatif dari pergerakan arus kendaraan di empat Gerbang Tol (GT) Utama perimeter luar ibu kota, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Jika disandingkan dengan indikator lalin normal yang biasanya berada di angka 132.066 kendaraan, tren pergerakan kali ini mengalami lonjakan masif sebesar 48,65 persen.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, membeberkan bahwa pergerakan kendaraan luar kota ini terdistribusi ke tiga arah mata angin utama. Mayoritas pemudik bergerak mengarah ke koridor Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan persentase dominan mencapai 49,5 persen atau sebanyak 97.239 kendaraan.

Sementara itu, sebaran ke arah Barat (Merak) menyerap 28,7 persen (56.290 kendaraan) dan arah Selatan (Puncak) berada di angka 21,8 persen (42.791 kendaraan).

Berita Bekasi Lainnya  Hasil Bamus DPRD Kota Bekasi, Enie Widhiastuti Resmi Gantikan Jabatan Wasimin

Analisis Sebaran Aris Lalin di Empat Gerbang Tol Utama

Jasa Marga merinci data pergerakan kendaraan berdasarkan klaster jalur bebas hambatan sebagai berikut:

1. Koridor Timur (Trans Jawa & Bandung)

GT Cikampek Utama (Jalan Tol Jakarta-Cikampek): Menampung beban lalin tertinggi sebesar 50.702 kendaraan yang menuju ke arah Trans Jawa. Angka ini mencatatkan kenaikan ekstrem sebesar 94,90 persen dari hari biasa.

GT Kalihurip Utama (Jalan Tol Cipularang): Arus keluar menuju klaster Bandung dan sekitarnya terdeteksi sebanyak 46.537 kendaraan, atau naik sebesar 69,51 persen dari lalin normal.

Secara akumulatif, total kendaraan yang mengarah ke Timur melalui kedua pintu tol utama tersebut melesat hingga 81,86 persen di atas rata-rata harian normal.

2. Koridor Barat (Merak)

GT Cikupa (Jalan Tol Tangerang-Merak): Pergerakan kendaraan yang mengarah ke pelabuhan penyeberangan antar-pulau tercatat sebanyak 56.290 kendaraan. Jalur logistik ini mengalami peningkatan moderat sebesar 19,42 persen dibanding kondisi normal.

3. Koridor Selatan (Puncak)

GT Ciawi (Jalan Tol Jagorawi): Klaster wisata dan peristirahatan arah Puncak menyerap luapan kendaraan sebanyak 42.791 unit, atau mengalami kenaikan sebesar 36,02 persen dari basis data lalin harian.

Berita Bekasi Lainnya  Pemkot Bekasi Wajibkan 80 Persen Belanja Daerah Gunakan Produk Dalam Negeri

Digitalisasi Operasional dan Imbauan Keselamatan

Guna menangkal risiko kemacetan horor di lajur utama maupun area pintu tol, Rivan memastikan emiten berkode saham JSMR ini telah menyiagakan skenario operasional penuh di seluruh ruas Jasa Marga Group.

Strategi mitigasi difokuskan pada penguatan kapasitas gardu transaksi elektronik, penambahan personel bantuan di lapangan, hingga pemanfaatan teknologi pengatur lalu lintas berbasis digital.

“Peningkatan volume lalu lintas harus diiringi oleh penguatan kesiapan operasional jalan tol Jasa Marga Group, mulai dari optimalisasi layanan transaksi, peningkatan kapasitas petugas di lapangan, hingga pemanfaatan teknologi berbasis digital, agar memberikan layanan optimal serta menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” kata Rivan menjelaskan strategi korporasi.

Di samping pemaparan data teknis, Rivan turut menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada masyarakat. Ia berharap momentum keagamaan ini berjalan selaras dengan kepatuhan berkendara di jalan raya demi menekan angka kecelakaan.

Jasa Marga mendesak para pengguna jalan tol untuk melakukan persiapan matang pra-perjalanan, mulai dari pengecekan kelaikan fisik armada hingga memastikan saldo kartu tol elektronik (e-toll) mencukupi.

Berita Bekasi Lainnya  Jual Narkoba, Kakek Tua Ditangkap, Polisi Temukan Dua Pucuk Airsoft Gun Di Kontrakannya

Pemudik juga diimbau mengoptimalkan fitur digital aplikasi Travoy guna memantau proyeksi kemacetan, peta rest area, tarif tol resmi, serta memantau siaran langsung kamera pengawas (CCTV) secara real-time sebelum memutuskan masuk ke jalur tol.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *