Bekasi — Jumlah korban dugaan penipuan yang dilakukan Wedding Organizer (WO) Marwah Catering Service terus bertambah. Hingga kini, total kerugian para calon pengantin disebut telah mencapai hampir Rp4 miliar.
Puluhan pasangan mengaku telah menyetorkan uang puluhan juta untuk kebutuhan pernikahan, namun layanan yang dijanjikan diduga tidak direalisasikan.
Salah satu korban, Afifa Fianti Ningrung (27), mengaku telah melunasi pembayaran sebesar Rp85 juta untuk acara pernikahannya yang sedianya digelar Sabtu, 30 Mei 2026, di Griya Pedeka kawasan Grand Wisata, Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Namun menjelang hari bahagia, pihak WO mulai sulit dihubungi hingga akhirnya hilang kontak.
“Dari H-7 sebenarnya respons mereka sudah mulai lambat. Sebelum pelunasan mereka aktif ngejar kami, tapi setelah lunas malah susah dihubungi,” ujar Afifa, Kamis (28/5/2026).
Karena tak mendapat kepastian, Afifa bersama calon suaminya, Bio Herianyo (25), akhirnya memutuskan memindahkan acara pernikahan ke rumah keluarga agar akad tetap berlangsung.
Keputusan mendadak itu membuat pasangan tersebut harus kembali mengeluarkan biaya tambahan.
“Budget honeymoon akhirnya dipakai buat acara. Ditambah bantuan dari orang tua supaya acara tetap jalan,” katanya.
Afifa menyebut uang Rp85 juta itu merupakan hasil tabungan bersama selama sekitar tiga tahun.
Paket yang dijanjikan WO Marwah Catering Service meliputi catering, dekorasi, fotografer, sound system, makeup artist, MC hingga busana keluarga. Namun belakangan diketahui pihak venue ternyata belum menerima pelunasan dari WO.
“Saya ditagih pihak gedung H-14, padahal saya sudah lunas ke WO sejak Desember,” ungkapnya.
Setelah ditelusuri, pihak gedung disebut baru menerima pembayaran DP sekitar Rp3 juta dari pihak WO. Sementara korban masih diminta melunasi sekitar Rp16 juta lagi.
WO Marwah Catering Service sebelumnya sempat viral setelah diduga gagal memenuhi pelaksanaan resepsi pernikahan pasangan pengantin di Islamic Center Bekasi, Sabtu (23/5/2026).
Korban, pasangan Feny Indah Fitria Ichawana dan Rinaldy Zullfi Setyawan, mengaku resepsi pernikahan mereka tidak berjalan sesuai kesepakatan lantaran layanan yang dijanjikan pihak WO diduga tidak terealisasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Septian)












