Bekasi — Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi dan tuntutan yang sebelumnya telah disuarakan oleh elemen mahasiswa dalam aksi demonstrasi.
Sebagai langkah awal, Sardi mengaku akan segera meminta notulensi resmi dari Komisi IV DPRD Kota Bekasi guna mempelajari poin-poin penting yang telah dibahas bersama perwakilan massa aksi pada pertemuan sebelumnya.
“Pada aksi yang lalu, yang sudah disampaikan Komisi IV, nanti saya akan meminta kepada Komisi IV notulensi apa saja yang sudah disampaikan, nanti akan kami tindak lanjuti,” ujar Sardi, Rabu (16/9/2026).
Terkait desakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki tata kelola anggaran dan proyek di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Sardi menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi tersebut karena sejalan dengan fungsi pengawasan dewan.
Kendati demikian, ia menjelaskan bahwa pembentukan sebuah Pansus memiliki mekanisme formal yang harus ditempuh dan tidak dapat dilakukan secara serta-merta. Proses tersebut memerlukan dukungan politik dari seluruh fraksi partai politik yang ada di DPRD serta melalui persetujuan Badan Musyawarah (Bamus).
“Adapun terkait dengan Pansus, kami harap Pansus yang akan dibentuk oleh DPRD merupakan dari aspirasi dari kawan-kawan mahasiswa. Jadi Pansus ini bisa dibentuk apabila sudah mendapat dukungan dari semua fraksi-fraksi DPRD dan juga Badan Musyawarah,” jelasnya.
Koordinasi dengan Inspektorat
Menanggapi sorotan tajam mahasiswa perihal berbagai dugaan temuan penyelewengan anggaran—termasuk proyek pengadaan ambulans dan mobil jenazah tahun anggaran 2022–2023—Sardi memastikan lembaga legislatif tidak tinggal diam.
DPRD Kota Bekasi berencana membangun koordinasi intensif dengan Inspektorat daerah guna memeriksa validitas data serta memastikan apakah terdapat catatan atau temuan resmi terkait proses pengadaan yang dipermasalahkan.
“Kemudian terkait dengan adanya temuan-temuan di Kota Bekasi ini, kami akan berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Bekasi, kita akan lihat kaitan pengadaan ini (ambulans dan mobil jenazah) apakah ada temuan, sehingga Inspektorat Kota Bekasi bisa memberikan masukan-masukan kepada DPRD Kota Bekasi,” pungkas Sardi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













