Kota Bekasi – Puluhan bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas saluran air di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, dibongkar petugas dalam tiga hari terakhir. Penertiban ini dilakukan untuk mencegah genangan dan banjir menjelang musim hujan.
Bagi sebagian warga, bangunan itu sudah menjadi tempat usaha kecil atau hunian sementara. Namun bagi pemerintah, deretan bangunan di atas saluran itu adalah ancaman laten bagi aliran air—dan bagi kelancaran hidup banyak orang.
“Ini bukan soal menggusur, tapi menertibkan supaya air bisa mengalir lagi,” kata Camat Bekasi Timur Fitri Widyati, Kamis (13/11/2025).
Selama tiga hari, sejak Senin (10/11/2025), tim gabungan dari Kecamatan Bekasi Timur, Dinas Tata Ruang (Distaru), dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) membongkar sedikitnya 35 bangunan liar (bangli) di dua RW di Margahayu: RW 08 dan RW 11.
Enam bangunan di RW 08 dan 29 lainnya di RW 11 berdiri tepat di atas saluran air yang menghubungkan permukiman warga ke Kali Bekasi.
Baca Juga: Bekasi Akan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasos-Fasum
“Kalau dibiarkan, air tak bisa lewat. Akibatnya, warga di ujung sana yang kebanjiran,” ujar Fitri.
Sebelum alat berat datang, pihak kecamatan telah memberi peringatan dan sosialisasi kepada warga. Tidak ada keributan. Sebagian pemilik bangunan bahkan membantu membersihkan sisa material, memahami bahwa tanah yang mereka tempati bukan milik pribadi.
Fitri menjelaskan, setelah seluruh bangunan dibongkar, pemerintah akan menormalisasi saluran air agar arusnya kembali lancar menjelang musim hujan.
“Tujuan akhirnya adalah agar kawasan ini lebih tertata dan warga tidak was-was setiap kali hujan deras,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bekasi menata ulang bantaran saluran di wilayah padat penduduk. Di beberapa kecamatan lain seperti Bekasi Selatan dan Bekasi Barat, penertiban serupa juga direncanakan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












