Bekasi  

Kasus Tewasnya Pensiunan JICT di Jatibening Bekasi Diselidiki Tim Gabungan, Bareskrim Turun Tangan

Bekasi - Ermanto Usmana sempat tampil dalam sebuah siniar di YouTube Forum Keadilan TV, membahas dugaan penyimpangan dalam perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan asal Hongkong, Hutchison Port Holdings (HPH). (Youtube Forum Keadilan)
Ermanto Usmana sempat tampil dalam sebuah siniar di YouTube Forum Keadilan TV, membahas dugaan penyimpangan dalam perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan asal Hongkong, Hutchison Port Holdings (HPH). (Youtube Forum Keadilan)

Kota Bekasi – Kasus tewasnya seorang pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65), di Kota Bekasi kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Penyelidikan diperluas dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai satuan, termasuk Bareskrim Polri.

Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Komplek Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin (2/3/2026).

Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya sendiri setelah diduga menjadi korban aksi perampokan. Insiden ini juga menyebabkan istri korban mengalami luka serius.

Polisi Kerahkan Tim Gabungan

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, mengatakan proses penyelidikan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Menurutnya, pengungkapan kasus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai tingkat kepolisian.

“Untuk saat ini tim gabungan dari Bareskrim, Polda, dan Polres masih melakukan penyelidikan,” ujar Suparyono, Sabtu (7/3/2026).

Selain itu, penyelidikan juga melibatkan Polsek Pondok Gede yang terus mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

“Polsek Pondok Gede juga masih bekerja untuk mengungkap peristiwa ini agar menjadi terang,” tambahnya.

Korban Dikenal Aktivis Pekerja Pelabuhan

Semasa hidupnya, Ermanto dikenal sebagai pensiunan pekerja pelabuhan yang pernah berkarier di JICT.

Ia juga disebut memiliki rekam jejak sebagai aktivis pekerja pelabuhan saat masih aktif bekerja.

Kabar meninggalnya korban pun mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Semoga pelaku segera dapat ditangkap,” kata Budi.

Istri Korban Alami Luka Serius

Dalam kejadian yang sama, istri korban berinisial P (60) juga menjadi korban dalam insiden tersebut.

Ia dilaporkan mengalami luka serius dan sempat berada dalam kondisi kritis setelah kejadian tersebut.

Keterangan dari korban selamat ini dinilai penting karena dapat membantu penyidik mengungkap kronologi peristiwa secara lebih jelas.

Polisi Masih Dalami Motif

Hingga kini pihak kepolisian belum memastikan motif pasti dari kejadian tersebut.

Penyidik masih mendalami apakah peristiwa itu murni merupakan aksi perampokan atau terdapat faktor lain yang melatarbelakanginya.

“Terkait motif, hingga saat ini masih dalam pendalaman,” ujar Budi Hermanto.

Menurutnya, fokus utama penyidik saat ini adalah mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pelaku.

“Fokus utama tim saat ini adalah mengumpulkan fakta, mengungkap pelaku, dan melakukan penangkapan,” tambahnya.

Libatkan Unit Khusus Kriminal

Dalam proses penyelidikan, sejumlah unit khusus juga dikerahkan untuk membantu mengungkap kasus tersebut.

Di antaranya tim dari Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya, bersama jajaran Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Pondok Gede.

Keterlibatan berbagai unit ini diharapkan dapat mempercepat pengungkapan kasus yang menewaskan seorang warga lanjut usia tersebut.

Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa lokasi kejadian, serta menganalisis berbagai bukti yang ditemukan di lapangan.

Kasus tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di kawasan permukiman yang relatif tenang di wilayah Pondok Gede.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *