Bekasi  

Polisi Gagalkan Aksi Bunuh Diri di JPO Depan Mega Bekasi Hypermall

Kota Bekasi - Aksi pecobaan bunuh diri di JPO depan Mega Bekasi Hypermall digagalkan polisi, Jumat (20/3/2026) dini hari. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Aksi pecobaan bunuh diri di JPO depan Mega Bekasi Hypermall digagalkan polisi, Jumat (20/3/2026) dini hari. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Di bawah temaram lampu jalan dan deru mesin kendaraan yang masih memadati ruas Jalan Ahmad Yani, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada nyaris berakhir tragis. Kamis malam (19/3/2026), Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Mega Bekasi Hypermall menjadi saksi bisu upaya seorang pria melawan keputusasaan.

Andika Bagas Putra, pria yang identitasnya terungkap belakangan, berdiri di atas ketinggian JPO dengan gerak-gerik yang mengundang curiga. Di tengah pusat perbelanjaan yang biasanya menjadi simbol kegembiraan, Andika justru memilih tempat itu untuk mencoba mengakhiri segalanya.

Pukul 23.35: Laporan Warga dan Respon Kilat

Keheningan jelang tengah malam pecah saat laporan masyarakat masuk ke meja kepolisian. Ada seseorang yang tampak tak biasa di atas JPO. Bukan menyeberang, melainkan terdiam dalam posisi yang mengkhawatirkan.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Suparyono, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan segera bergerak cepat menuju titik lokasi setelah menerima sinyal bahaya tersebut.

“Benar, petugas segera melakukan pengecekan. Didapati seorang pria berada di atas JPO dan diduga kuat akan melakukan aksi bunuh diri,” ungkap Suparyono saat dikonfirmasi, Jumat (20/03/2026).

Proses evakuasi tidak dilakukan dengan paksaan. Polisi menyadari bahwa yang dihadapi bukan pelaku kriminal, melainkan jiwa yang sedang terguncang. Selama hampir 35 menit, petugas melakukan pendekatan persuasif.

Di bawah tatapan cemas beberapa warga yang melintas, polisi mencoba masuk ke dalam ruang dialog dengan korban. Langkah humanis ini menjadi kunci. Sekitar pukul 00.10 WIB, Jumat dini hari, Andika akhirnya luluh. Ia bersedia turun dan menyerahkan diri ke pelukan petugas yang sudah bersiaga.

“Anggota melakukan pendekatan secara humanis dan persuasif. Alhamdulillah, yang bersangkutan berhasil dibujuk turun dan langsung kami amankan,” tambah Suparyono.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *