Kota Bekasi – Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan persiapan ekstra menghadapi puncak arus balik Lebaran gelombang kedua yang diperkirakan jatuh pada 28–29 Maret 2026 di Terminal Induk Bekasi.
Fokus utama saat ini adalah memastikan kelancaran armada bus yang membawa ribuan pemudik kembali ke wilayah Bekasi.
Untuk mengantisipasi kemacetan parah di dalam kawasan, Dishub Kota Bekasi menerapkan kebijakan tegas dengan membatasi kendaraan pribadi agar tidak memasuki area terminal.
Sterilisasi Jalur Bus
Kebijakan ini diambil guna menjaga ruang gerak bus, khususnya di pintu masuk dan keluar terminal yang kerap menjadi titik botol (bottleneck).
Kehadiran kendaraan pengantar maupun penjemput di dalam area dinilai berpotensi menghambat operasional armada dan memicu kemacetan hingga ke jalan utama di sekitar terminal.
Sosialisasi kebijakan ini dilakukan secara persuasif kepada masyarakat. Petugas di lapangan mengimbau warga agar aktivitas jemput-antar dilakukan di luar area utama terminal.
Tim Gabungan Siaga
Seluruh kesiapan operasional ini telah dijalankan oleh tim gabungan sejak Jumat (27/3/2026).
Selain pembatasan kendaraan, pengaturan area parkir dan arus lalu lintas di sekitar lokasi juga menjadi prioritas guna menjamin mobilitas penumpang tetap lancar.
Langkah ini diprioritaskan untuk meminimalkan hambatan transportasi, mengingat volume bus yang masuk ke Terminal Bekasi akan meningkat tajam dalam dua hari ke depan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












