Kota Bekasi – Semangat membara menyelimuti skuat FC Bekasi City U-19 menjelang laga pekan ketiga Elite Pro Academy (EPA). Bermain di Stadion Garudayaksa, Setu, Kabupaten Bekasi, tim muda berjuluk Laskar Kuda Hitam ini mematok target harga mati: kemenangan.
Laga yang dijadwalkan kick-off pada Sabtu (11/4/2026) pukul 09.00 WIB besok akan menjadi pembuktian bagi talenta-talenta asli Bekasi saat menjamu Persiku Kudus U-19.
Mentalitas Final di Tengah Badai Cedera
Meski mengusung optimisme tinggi, pelatih EPA Bekasi City, Sugeng Waluyo, mengakui bahwa timnya sedang tidak dalam kondisi murni. Beberapa pilar utama dipastikan absen akibat cedera dan akumulasi kartu kuning dari pertandingan sebelumnya.
Namun, Sugeng menegaskan bahwa hal tersebut bukan alasan untuk mengendurkan serangan. Kolektivitas tim menjadi kunci yang ia tanamkan kepada para pemain.
Baca Juga: Nyesek! FC Bekasi City Ditahan Imbang Persekat, Coach Widyantoro: Rasanya Seperti Kekalahan
“Walaupun ada beberapa pemain yang cedera dan akumulasi kartu, tapi kekompakan tim di lapangan serta kerja keras menjadi senjata kami. Bagi kami, setiap pertandingan adalah final dan FC Bekasi wajib menang di setiap laga,” tegas Sugeng Waluyo, Jumat (10/4/2026).
Kebanggaan Bocah Bekasi
Satu hal yang menjadi pembeda sekaligus nilai jual utama FC Bekasi City U-19 musim ini adalah komposisi pemainnya. Sugeng mengungkapkan bahwa 100 persen materi pemain merupakan anak-anak asli Bekasi.
Hal ini menjadi misi khusus manajemen untuk membuktikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kota Bekasi mampu bersaing di level nasional tanpa harus mengandalkan pemain luar daerah.
“Sebuah kebanggaan yang luar biasa kalau di event ini kami bisa berprestasi dengan putra daerah. Kami mohon doa dan restu masyarakat Bekasi untuk tim ini,” tambahnya.
Ujian Konsistensi di Garudayaksa
Bermain di Stadion Garudayaksa memberikan keuntungan tersendiri bagi FC Bekasi City U-19. Kondisi lapangan yang memadai diharapkan mampu mendukung skema permainan cepat yang diinstruksikan jajaran pelatih.
Melawan Persiku Kudus, lini pertahanan Bekasi dituntut ekstra waspada, mengingat tim tamu dikenal memiliki pola serangan balik yang cukup mematikan.
Dukungan moral dari masyarakat Bekasi diharapkan menjadi “pemain ke-12” yang mampu membakar semangat juang para talenta muda ini sejak menit pertama.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












