Bekasi  

SMAN 1 Kota Bekasi dan SMAN 2 Tambun Selatan Masuk Program “Sekolah Maung” Dedi Mulyadi

Langkah ini menandai pergeseran radikal dalam sistem penerimaan murid baru di Jawa Barat.

Kota Bekasi - SMA Negeri 1 Kota Bekasi
SMA Negeri 1 Kota Bekasi

Bandung — Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menghidupkan kembali kompartemen sekolah negeri elite melalui peluncuran program Sekolah Manusia Unggul alias “Sekolah Maung”. Program pendidikan di era Gubernur Dedi Mulyadi ini didesain sebagai bentuk transformasi sekolah unggulan guna menjaring sekaligus melayani siswa-siswa berprestasi secara lebih optimal.

Sebagai pilot proyek di wilayah penyangga ibu kota, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Bekasi dan SMAN 2 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, resmi ditunjuk masuk dalam barisan 41 sekolah perdana yang menyandang status elite tersebut.

Langkah ini menandai pergeseran radikal dalam sistem penerimaan murid baru di Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, klaster Sekolah Maung tidak akan lagi tunduk pada aturan zonasi. Pintu masuk utama sekolah-sekolah ini dikunci mutlak melalui jalur prestasi.

Tak hanya itu, kalender kompetisinya pun dimajukan. Proses seleksi untuk Sekolah Maung akan mencuri start lebih awal dibanding sekolah biasa, yakni pada 25 hingga 29 Mei 2026.

“Untuk Sekolah Maung, SPMB-nya dimulai lebih dulu dan tidak ada lagi jalur domisili seperti di sekolah reguler,” ujar Purwanto dalam acara Kick Off SPMB Jawa Barat di Kompleks Olahraga Arcamanik, Kota Bandung, Senin (18/4/2026).

Berita Bekasi Lainnya  Job Fair Tatap Muka Kembali Digelar di Cikarang, 64 Perusahaan Buka 2.517 Lowongan

Kebijakan ini sengaja diambil guna menjebol kebuntuan sistem zonasi (domisili) yang selama beberapa tahun terakhir dinilai kerap mengorbankan siswa berprestasi yang tinggal jauh dari sekolah bagus.

Lewat skema baru ini, Pemprov Jabar ingin memulihkan citra sekolah negeri unggulan agar kembali menjadi magnet prestasi dan kebanggaan publik.

Purwanto menepis anggapan bahwa Sekolah Maung hanya akan menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dari keluarga borjuis.

Ia mengklaim proyek ini justru mengusung misi inklusivitas sosial demi menyelamatkan masa depan anak berprestasi dari keluarga miskin yang selama ini kalah bersaing secara finansial untuk masuk ke sekolah swasta elite.

“Bayangkan kalau mereka yang kemampuan ekonominya rendah tetapi berprestasi, mereka harus dilayani dengan baik oleh pemerintah,” kata Purwanto. “Ini bentuk inklusivitas kita dalam melayani anak-anak berprestasi yang membutuhkan perhatian.”

Penentuan 41 sekolah dalam ekosistem Sekolah Maung ini diklaim berbasis usulan berjenjang dari kantor cabang dinas pendidikan serta hasil verifikasi faktual tim independen di tiap kabupaten dan kota.

Kendati menelurkan klaster elite baru, Purwanto menjamin keberadaan Sekolah Maung tidak akan menganulir jatah jalur prestasi di sekolah reguler. Bagi sekolah non-Maung, arsitektur SPMB masih menggunakan formula lama yang membagi porsi untuk jalur prestasi, domisili (zonasi), dan perpindahan tugas orang tua.

Berita Bekasi Lainnya  Jasa Marga Pastikan Rest Area Travoy Siap Kawal Mudik Lebaran 2025

Jadwal sekolah reguler pun tetap sesuai rencana: tahap pertama dibuka pada 29 Mei hingga 8 Juni 2026, disusul tahap kedua pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026.

Satu hal yang digarisbawahi Disdik Jabar, persaingan jalur prestasi di sekolah reguler tahun ini dipastikan bersih dari praktik tes mandiri tambahan yang kerap memicu pungutan liar.

Proses kurasi sepenuhnya menyandarkan diri pada akumulasi nilai rapor serta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang validitasnya telah disetujui oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Sekarang menggunakan rapor dan TKA, jadi tidak ada tes lagi,” ucap Purwanto menegaskan.

Cetak Biru Jaringan 41 Sekolah Maung di Jawa Barat

Berikut adalah daftar lengkap sekolah yang bertransformasi menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung) tahap awal di Jawa Barat:

Klaster SMA

  • Bekasi & Bogor: SMAN 1 Bekasi, SMAN 2 Tambun Selatan, SMAN 1 Bogor, SMAN 2 Cibinong, SMAN 1 Depok.
  • Priangan Barat & Tengah: SMAN 1 Purwakarta, SMAN 1 Subang, SMAN 5 Karawang, SMAN 1 Cisarua, SMAN 1 Cianjur.
  • Bandung Raya: SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung, SMAN 3 Cimahi, SMAN 1 Soreang, SMAN 1 Sumedang.
  • Sukabumi: SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Pelabuhanratu.
  • Ciayumajakuning: SMAN 1 Majalengka, SMAN 1 Sindang, SMAN 2 Cirebon, SMAN 1 Palimanan, SMAN 2 Kuningan.
  • Priangan Timur: SMAN 1 Garut, SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 1 Singaparna, SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Banjar, SMAN 1 Parigi.
Berita Bekasi Lainnya  Plt Wali Kota Bekasi Hadiri Deklarasi Anti Korupsi di Kecamatan Bantargebang

Klaster SMK

  • Barat & Megapolitan: SMKN 1 Cibinong, SMKN 3 Bogor, SMKN 2 Kota Bekasi.
  • Sukabumi & Cianjur: SMKN 1 Cibadak, SMKN 1 Pacet.
  • Bandung Raya: SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Katapang.
  • Pantura & Timur: SMKN 1 Majalengka, SMKN 1 Mundu, SMKN 1 Garut, SMKN 2 Tasikmalaya, SMKN 1 Pangandaran.
  • Khusus: SMKN 1 Tajug Gede Purwakarta (proses pendirian lewat Kepgub terpisah).

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *