Bekasi – Tragedi kecelakaan hebat antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur tidak hanya menyisakan duka bagi warga setempat, tetapi juga menyentuh kalangan figur publik.
Artis Alice Norin menjadi salah satu selebriti yang mengungkapkan kesedihannya setelah mendapati salah satu anggota timnya turut menjadi korban dalam insiden maut tersebut.
Melalui unggahan di media sosial Instagram, Alice Norin membagikan kabar mengejutkan mengenai kondisi tim kontennya yang bernama Shofi, yang berada di lokasi saat peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam.
Detik-Detik Mencekam: Tergencet dan Terlempar

Dalam unggahan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dibagikan pada Selasa (28/4/2026), Alice mengungkapkan betapa mencekamnya situasi di dalam gerbong saat tabrakan terjadi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, Shofi tengah dalam perjalanan pulang saat keretanya dihantam keras.
“Shofi team konten mengalami kecelakaan di kereta arah pulang. Dia bilang keretanya kegencet, dia kelempar keluar,” tulis Alice Norin dalam keterangan unggahannya.
Informasi tersebut menggambarkan betapa dahsyatnya benturan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, yang menyebabkan struktur gerbong—terutama gerbong khusus wanita—mengalami kerusakan parah hingga membuat penumpang terlempar dari rangkaian kereta.
Kondisi Terkini dan Masa Pemulihan

Meskipun terlibat dalam kecelakaan fatal yang merenggut banyak nyawa, Alice Norin membawa kabar lega terkait kondisi timnya. Ia memastikan bahwa Shofi tidak mengalami cedera permanen atau patah tulang yang serius.
“Keduanya alhamdulillah gak ada patah (tulang) tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan,” jelas pemain sinetron Dia Bukan Anakku tersebut.
Ternyata, duka Alice tidak berhenti di situ. Ia juga mengabarkan bahwa salah satu anggota tim lainnya sempat terlibat kecelakaan saat menggunakan jasa ojek online di waktu yang hampir bersamaan. Kini, kedua stafnya tersebut tengah fokus pada masa penyembuhan pasca-trauma.
Duka Mendalam untuk Para Korban

Menutup ceritanya, Alice Norin menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya bagi para korban yang tidak seberuntung timnya. Sebagaimana diketahui, data terbaru mencatat sebanyak 15 penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka akibat hantaman kecepatan tinggi KA Argo Bromo terhadap rangkaian KRL yang tengah berhenti.
“Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk para korban lainnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, kisah Shofi menjadi satu dari sekian banyak kesaksian korban selamat yang menggambarkan betapa fatalnya dampak kecelakaan di perlintasan Ampera tersebut bagi para pengguna transportasi publik di Bekasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












