Bekasi  

Fasilitas Pembatas Jalan di Pintu Keluar Tol Bekasi Timur Raib Digondol Maling

Aksi penjarahan aset publik ini pertama kali terendus saat petugas lapangan DBMSDA tengah menggelar inspeksi visual dan perawatan rutin di sepanjang median jalan protokol tersebut pada Minggu pagi.

Bekasi - Tampak besi pembatas jalan di akses keluar Tol Bekasi Timur dicuri. Foto: Septian/Gobekasi.id.
Tampak besi pembatas jalan di akses keluar Tol Bekasi Timur dicuri. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi — Sejumlah aset fasilitas umum berupa besi penyangga dan bak pot pembatas jalan di kawasan Jalan HM Joyo Martono, tepatnya di koridor pintu keluar (exit) Tol Bekasi Timur, Kota Bekasi, dilaporkan raib.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menduga kuat komponen infrastruktur estetika kota tersebut sengaja dipreteli dan digondol oleh komplotan pencuri.

Aksi penjarahan aset publik ini pertama kali terendus saat petugas lapangan DBMSDA tengah menggelar inspeksi visual dan perawatan rutin di sepanjang median jalan protokol tersebut pada Minggu pagi.

Kepala Bidang Pemanfaatan Ruang Jalan dan Taman DBMSDA Kota Bekasi, Ronald Achyar, mengonfirmasi bahwa jajarannya menemukan kejanggalan berupa hilangnya deretan bak pot beserta struktur besi penopangnya dari dudukan semula.

Berita Bekasi Lainnya  KPAD Bekasi Kawal Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bojong Menteng

“Ada beberapa bagian besi dan bak pot yang hilang. Terindikasi kuat adanya pencurian terhadap barang-barang tersebut,” ujar Ronald saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Ronald mengakui manajemen belum mengetahui secara pasti rincian jam eksekusi pencekikan aset tersebut.

Polisi pamong praja maupun dinas terkait menduga pelaku memanfaatkan titik buta pengawasan pada paruh malam hingga menjelang subuh, memanfaatkan situasi jalanan yang mulai lengang.

“Untuk waktunya kurang jelas. Saat pagi hari tim ingin melakukan perawatan rutin, sebagian besar bak pot dan besi penyangganya sudah tidak ada lagi di lokasi,” kata Ronald menjelaskan.

Hilangnya sarana pembatas jalan ini ironis, mengingat Pemerintah Kota Bekasi saat ini tengah gencar menggelar proyek penataan estetika kota dan sterilisasi kawasan lindung jalan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Berita Bekasi Lainnya  PLN Cikarang Distribusikan 800 Bungkus Daging Kurban

Akibat insiden ini, DBMSDA kini dihadapkan pada persoalan anggaran baru untuk melakukan pemulihan lanskap jalan yang rusak.

Ronald menyatakan bahwa mekanisme teknis dan pengadaan anggaran untuk pemasangan kembali fasilitas yang hilang tersebut belum diketok, karena masih harus melewati tahapan review internal.

“Untuk pemasangan kembali (fasilitas yang hilang), saat ini sedang kami diskusikan dan mintakan arahan dari pimpinan,” ungkapnya.

Merespons maraknya aksi vandalisme dan pencurian material infrastruktur, Pemkot Bekasi mendesak adanya pengawasan kolektif dari segenap lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

Warga diimbau untuk tidak abai dan segera melapor ke pihak berwajib atau pos polisi terdekat jika mengendus aktivitas mencurigakan yang menyasar fasilitas publik di jalan raya.

Berita Bekasi Lainnya  Seorang Siswi SD di Bekasi Timur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Bantuan Warga

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *