Bekasi — Pencarian panjang terhadap MIM (22), pemuda yang terseret arus Kali Bekasi, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (28/5) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban ditemukan di bantaran Kali Bekasi dalam kondisi tubuh tertutup lumpur, sekitar 10 kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hanyut di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi.
Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Erdi Jatmiko mengatakan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi untuk proses identifikasi oleh pihak keluarga.
“Jenazah korban kemudian kita evakuasi menuju RSUD Kota Bekasi untuk diidentifikasi oleh pihak keluarga dan sekitar pukul 20.24 WIB pihak keluarga memastikan bahwa jenazah adalah korban yang dicari,” ujar Erdi dalam keterangan, Jumat (29/5/2026).
Sebelum ditemukan, tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama lima hari dengan menyisir aliran Kali Bekasi menggunakan perahu karet hingga radius 22 kilometer dari titik korban dilaporkan hilang.
Tak hanya itu, petugas juga mengerahkan drone untuk melakukan pemantauan udara guna memperluas area pencarian di sepanjang bantaran sungai.
Puluhan personel SAR gabungan diterjunkan dalam operasi pencarian tersebut. Tim terdiri dari Unit Siaga SAR Bekasi, BPBD Kota Bekasi, Polsek Jatiasih, SAR MTA, Pramuka Peduli, Semut Rescue, Baznas Kota Bekasi, hingga Hirpala.
Sebelumnya, MIM dilaporkan terseret derasnya arus Kali Bekasi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Kecamatan Jatiasih.
Peristiwa itu sempat menyita perhatian warga sekitar karena proses pencarian berlangsung cukup lama akibat deras arus sungai dan kondisi cuaca yang berubah-ubah selama operasi berlangsung.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












