Lima pemuda di Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tewas setelah pesta minuman keras. Kelimanya yaitu berinisial N (28), S (24), K (32), AS (34) dan A (35).
Kapolsek Tambun, AKP Gana Yudha membenarkan peristiwa kemarian lima pemuda di wilayahnya. Ia mengaku Reskrim Polsek Tambun juga telah mendalami kasus itu.
“Mereka minum-minuman keras itu pada Jumat siang, dan memang benar ada yang meninggal, lima orang,” kata Yudha, Sabtu (4/4/2020) kepada gobekasi.id saat dikonfirmasi.
Ia mengemukakan bahwa salah satu korban meninggal dunia akibat miras oplosan itu adalah penjual. Konsumen dan penjual saat itu sedang minum bersama.
“Gingseng minumannya, penjual juga meninggal dunia,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua RT 003/02 Desa Mangunjaya, Bolot Sujarwadi menjelaskan bahwa korban meninggal pertama di wilayahnya itu berinisal N. N sempat mendapatkan perawatan du RSUD Kabupaten Bekasi.
“Terus meninggal dunia pukul 21.00 WIb, enggak lama teman-temannya menyusul meninggal setelah dirawat di rumah sakit,” ujar dia.
Informasi yang Bolot peroleh, pada Jumat siang delapan orang warga RW 02 yang biasa menjaga parkiran di sejumlah Ruko di Jalan Mangunjaya Raya, asyik minuman keras berupa gingseng. Gingseng itu dicampur beberapa bahan lain.
“Mereka mencampur alkohol 80 persen dengan gingseng kemudian minuman saset dan air mineral ditempatkan pada teko lalu diminum bersama,” tandasnya.
(FIR)












