Awal Bulan, Jumlah Jenazah Covid di TPU Pedurenan Bertambah 24

  • Bagikan
Awal Bulan, Jumlah Jenazah Covid di TPU Pedurenan Bertambah 24
Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Pedurenan, Kota Bekasi. Foto: Gobekasi.id

Pada awal bulan Oktober 2020 ini, jumlah jenazah Covid-19 yang dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, mengalami peningkatan. Tak main-main, hingga Senin (5/10/2020), sudah ada 24 jenazah baru.

Kepala UPTD TPU, pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Yayan Sopian mengatakan bahwa seluruh jenazah yang dimakamkan berasal dari sejumlah rumah sakit, baik milik daerah dan swasta.

“Total sampai hari ini pada bulan Oktober sudah ada 24 jenazah (Covid) baru,” kata Yayan saat dihubungi sambungan seluler nya, Senin (5/10/2020).

Ia menjelaskan, jenazah itu didatangkan secara berkala. Dalam satu hari pihaknya bisa menerima jenazah Covid-19 hingga lima sampai tujuh.

Misalnya saja, per tanggal 1 Oktober 2020, lalu. Pihaknya menerima enam jenazah dalam satu hari.

“Tanggal 2 Oktober lima jenazah, lalu hari selanjutnya enam jenazah, dan tanggal 4 Oktober 2020 ada tujuh jenazah yang dimakamkan dalam sehari,” ungkap Yayan.

Saat ini, Yayan menjelaskan luas lahan untuk pemakaman jenazah COVID-19 seluas 800 meter persegi. Menurut dia, meski banyaknya pemakaman tapi lahan masih cukup luas.

Jika di total, sudah ada 436 jenazah yang dikuburkan ke liang lahat itu. Rinciannya, 170 jenazah Covid-19 hasil diagnosa. Kemudian, 266 jenazah dimakamkan karena penyakit menular atau khusus.

Koordinator Lapangan Penggalian Kubur TPU Pedurenan, Yanto mengatakan bahwa jumlah jenazah Covid-19 serta terdiagnosa kekinian lebih besar dibandingkan dengan jenazah umum yang akan dimakamkan di TPU Pedurenan. Terlebih, jenazah yang terkonfirmasi corona harus disegerakan proses pemakamannya.

Di TPU Pedurenan, lahan penguburan jenazah terkonfirmasi Covid-19 terbagi dari beberapa lahan. Untuk pemakaman pasien Covid-19 bagi umat non muslim berada di Blok B. Sementara umat muslim itu ada di dua blok yaitu, D dan K.

“Untuk blok B (pemakaman) non muslim masih tersedia. Sementara kalau lokasi pemakaman umat muslim pada Blok D sudah penuh. Dan blok K masih bisa menampung. Sekarang blok K itu sudah hampir ada 100 orang,” kata dia.

(YUN)

  • Bagikan