Bekasi  

Demi Hemat Ongkos Mudik, Waskum Kayuh Sepeda Jakarta–Tegal Bersama Anak

Kabupaten Bekasi - Waskum, pria yang memilih mudik dengan mengayuh sepeda dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah, sambil membawa anaknya saat melintas di Kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi. Foto: Septian/Gobekasi.id.
Waskum, pria yang memilih mudik dengan mengayuh sepeda dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah, sambil membawa anaknya saat melintas di Kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Menjelang Hari Raya Idulfitri, berbagai cara dilakukan para perantau untuk bisa pulang ke kampung halaman.

Salah satunya dilakukan Waskum, pria yang memilih mudik dengan mengayuh sepeda dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah, sambil membawa anaknya saat melintas di Kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Pria yang akrab disapa Olin itu mengaku sengaja menggunakan sepeda untuk menghemat biaya perjalanan sekaligus memastikan dirinya bisa sampai langsung ke rumah keluarga di kampung.

“Kalau naik bus kadang mahal. Mudik gratis juga belum tentu sampai dekat rumah, nanti ujung-ujungnya harus naik kendaraan lagi. Kalau pakai sepeda kan bisa langsung sampai rumah,” ujar Waskum, Senin (16/3/2026) malam.

Berita Bekasi Lainnya  Pemkab Bekasi Tertibkan 43 Bangli di Kali CBL Demi Dukung Proyek Strategis Pengairan

Ia mengatakan telah merantau di Jakarta selama sekitar sembilan tahun. Tahun ini ia memutuskan pulang ke kampung halamannya di wilayah Tegal untuk menjenguk keluarga, termasuk nenek dari anaknya yang tinggal di sana.

Perjalanan dari Jakarta menuju Tegal dengan sepeda diperkirakan memakan waktu sekitar 51 jam.

Namun kali ini perjalanan kemungkinan akan lebih lama karena ia membawa sang anak.

“Biasanya sekitar 51 jam dari Jakarta ke Tegal. Tapi ini baru pertama kali saya bawa anak,” katanya.

Meski menempuh perjalanan jauh, Waskum mengaku tidak terlalu khawatir. Ia berencana beristirahat di beberapa titik selama perjalanan, seperti masjid atau pom bensin.

“Nanti kalau capek istirahat dulu di masjid, di pom bensin, atau di tempat yang aman. Yang penting perjalanan tetap terkendali,” ujarnya.

Berita Bekasi Lainnya  Polisi Ganti Sepeda Pedagang Es Krim yang Hilang Dicuri Saat Istirahat di Masjid Kranji

Persiapan yang dibawanya pun cukup sederhana. Waskum hanya membawa dua set pakaian serta bekal air minum untuk persediaan selama perjalanan, terutama saat malam hari.

“Cuma bawa baju dua sama air minum buat bekal di jalan. Kalau malam biasanya lebih mahal beli minum, jadi kita bawa dari awal,” katanya.

Bagi Waskum, perjalanan panjang dengan sepeda bukan hanya soal menghemat biaya. Ia juga ingin segera bertemu keluarga dan kerabat di kampung halaman yang sudah lama tidak ditemui.

“Yang penting bisa ketemu keluarga sama saudara di kampung,” ucapnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Penulis: SeptianEditor: Yuyun Wahyuni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *