Bekasi  

Rekor Baru! Lalu Lintas Mudik Tembus 270 Ribu Kendaraan Sehari

Kota Bekasi - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono saat meninjau Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Kamis (19/3/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono saat meninjau Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Kamis (19/3/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Arus mudik Lebaran 2026 mencatat rekor baru. Volume kendaraan yang melintas di ruas tol mencapai 270 ribu kendaraan dalam sehari, angka tertinggi sepanjang periode mudik tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyebut lonjakan tersebut terjadi pada puncak arus mudik yang diprediksi berlangsung pada 18 hingga 19 Maret 2026.

“Hari ini tentunya adalah puncak dari arus mudik sesuai dengan yang kita prediksi sebelumnya,” ujar AHY saat meninjau Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Kamis (19/3/2026).

Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali. Sejumlah titik rawan kepadatan seperti KM 70 Cikatama hingga Kalikangkung terpantau ramai, namun tetap mengalir.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Purwantono, mengungkapkan angka 270 ribu kendaraan tersebut melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 258 ribu kendaraan.

“Ini merupakan jumlah lalu lintas harian tertinggi. Tahun lalu tidak pernah menyentuh angka ini,” jelasnya.

Secara kumulatif, hingga 18 Maret 2026, sebanyak 1,4 juta kendaraan atau sekitar 42 persen dari total proyeksi telah meninggalkan Jakarta menuju berbagai daerah di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Lonjakan kendaraan juga berdampak pada peningkatan aktivitas di rest area yang tercatat naik hingga 39 persen. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pengelola jalan tol dan aparat kepolisian.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryo Nugroho, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan, mulai dari contraflow hingga penerapan one way di sejumlah ruas tol.

“Langkah-langkah ini kami lakukan secara dinamis sesuai dengan kondisi di lapangan agar arus tetap lancar,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di JMTC untuk memantau lalu lintas secara real-time. Sistem ini memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan akurat dalam mengantisipasi kemacetan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memanfaatkan informasi lalu lintas melalui aplikasi Travoy dan layanan call center 133.

Dengan berbagai strategi yang diterapkan, diharapkan arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan selamat hingga para pemudik tiba di kampung halaman.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *