Kota Bekasi – Belum lama bernapas lega dari ancaman banjir, Kota Bekasi kini harus bersiap menghadapi tantangan iklim yang lebih berat. Fenomena “Godzilla El Niño” diprediksi akan mulai melanda Indonesia pada April 2026, memicu kekeringan panjang yang berpotensi memukul wilayah Jawa, termasuk Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi pun mulai menyusun strategi langkah antisipasi agar krisis air bersih tidak menjadi momok menakutkan bagi warga di musim kemarau mendatang.
Andalkan Aliran Sungai dan Hemat Air
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa meskipun saat ini kondisi kekeringan ekstrem belum terlihat secara kasat mata, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama. Keberadaan aliran sungai besar masih menjadi tumpuan sumber air baku bagi kota ini.
“Sejauh ini belum terlihat (kekeringan ekstrem), karena kita masih memiliki aliran sungai seperti Kali Bekasi, Kali Sunter, dan Kali Cakung,” ujar Tri Adhianto, Senin (30/3/2026).
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk mulai bijak dalam menggunakan air. “Kita harus mulai menghemat dan memaksimalkan sumber air yang ada,” tegasnya.
Sumur Resapan: Senjata Dua Musim
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bekasi masif mendorong pembangunan sumur resapan di berbagai titik strategis. Infrastruktur ini dirancang sebagai senjata dua musim: menampung cadangan air tanah saat kemarau, sekaligus mengurangi volume air permukaan guna mencegah banjir saat musim hujan tiba.
“Sumur resapan ini menjadi cadangan air saat kemarau dan juga membantu mengurangi risiko banjir,” jelas Tri.
Prediksi BMKG & Ancaman BRIN
Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pola iklim ekstrem “Godzilla El Niño” diperkirakan akan memicu kekeringan berkepanjangan yang puncaknya melanda bagian selatan Indonesia.
Sementara itu, BMKG memprediksi musim kemarau di Jawa Barat akan datang lebih awal, yakni sekitar bulan Mei. Kondisi ini menuntut daerah perkotaan seperti Bekasi untuk lebih adaptif. Perubahan cuaca yang tidak menentu mengharuskan adanya penguatan infrastruktur dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ketahanan lingkungan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












