Bekasi  

Mencekam! Bau Gas Menyengat Radius 500 Meter Akibat Kebakaran SPBE Cimuning, Warga Lari Selamatkan Diri

Kondisi ini memicu kepanikan luar biasa bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Bekasi Timur Regency dan pemukiman padat penduduk di sekitarnya.

Kota Bekasi - Warga mengungsi akibat bau gas kebakaran SPBE Cimuning Bekasi
Warga mengungsi akibat bau gas kebakaran SPBE Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Foto: Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Situasi di sekitar lokasi kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam semakin mencekam. Selain kobaran api yang melalap gudang penyimpanan, bau gas menyengat kini mulai dirasakan warga dalam radius lebih dari 500 meter.

Kondisi ini memicu kepanikan luar biasa bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Bekasi Timur Regency dan pemukiman padat penduduk di sekitarnya.

Salah seorang warga terdampak, Viky, mengungkapkan bahwa aroma gas yang sangat tajam membuat warga tidak berani bertahan di dalam rumah. Mereka memilih berlarian menjauh dari titik api guna menghindari potensi bahaya kesehatan maupun ledakan susulan.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di SPBE Cimuning Bekasi, Terdengar Suara Ledakan

“Sampai saat ini masih ada bau gas menyengat, banyak warga panik berlari menyelamatkan diri,” kata Viky saat ditemui di lokasi aman, Rabu malam.

Terdengar Suara Ledakan Berulang Kali

Kepanikan warga bukan tanpa alasan. Selain kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari area SPBE yang cukup luas tersebut, warga juga dikejutkan dengan rentetan suara ledakan dari dalam area pabrik gas.

Suara ledakan yang terdengar berulang kali tersebut diduga berasal dari tabung-tabung gas Elpiji yang ikut terpanggang di dalam gudang penyimpanan yang terbakar.

Baca Juga: Update: Gudang Elpiji di SPBE Cimuning Bekasi Ludes Terbakar, Sudah 6 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

“Kami lari karena juga ada suara ledakan yang berulang, panik sekali. Saat ini alhamdulillah kami sudah berhasil menjauh dari lokasi,” tambah Viky.

Petugas Imbau Warga Tidak Mendekat

Melihat besarnya risiko kebocoran gas dan ledakan, petugas di lapangan mulai memperluas area sterilisasi. Warga yang sempat berkerumun menonton kebakaran diminta untuk segera menjauh demi keselamatan nyawa.

Hingga saat ini, enam unit mobil pemadam kebakaran masih berjibaku memutus jalur api agar tidak menyentuh tangki penampungan gas utama. Bau gas yang menyengat di udara juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan proses pemadaman.

Belum ada keterangan resmi mengenai dampak kesehatan warga akibat paparan bau gas yang meluas tersebut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *