Bekasi – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah preventif untuk menjamin keamanan konsumsi daging kurban bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, resmi melepas Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban 2026 dalam sebuah upacara pelepasan di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (11/5/2026).
Tim lintas sektoral ini dibentuk untuk melakukan pengawasan ketat, mulai dari kesehatan hewan di lapak pedagang hingga teknis pemotongan pada hari pelaksanaan.
Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban 2026 ini terdiri dari berbagai unsur profesional dan penegak perda, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), Satpol PP dan Dinas Perhubungan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jabar V dan Kader Zoonosis.
Keterlibatan dokter hewan dari PDHI dan Kader Zoonosis menjadi krusial untuk mendeteksi penyakit hewan menular yang berpotensi menular ke manusia (zoonosis), seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) atau lumpy skin disease (LSD).
Dalam arahannya, Junaedi menekankan bahwa tugas tim ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Bekasi yang akan menunaikan ibadah kurban. Pengawasan tidak hanya fokus pada kelayakan fisik hewan secara syariat, tetapi juga aspek higienitas.
“Tim ini ditugaskan untuk melakukan pengawasan kesehatan hewan dan teknis pelaksanaan kurban. Kami ingin menjamin keamanan masyarakat dalam beribadah dan memastikan daging yang dibagikan nanti layak konsumsi,” ujar Junaedi.
Petugas akan menyisir kantong-kantong penjualan hewan kurban di seluruh kecamatan untuk melakukan pemeriksaan ante-mortem (sebelum dipotong).
Selain itu, pada hari H, tim akan melakukan pemeriksaan post-mortem (setelah dipotong) untuk memastikan bagian organ dalam hewan bebas dari parasit maupun penyakit.
Pemerintah Kota Bekasi juga mengimbau para pedagang hewan kurban untuk kooperatif saat pemeriksaan berlangsung dan memastikan hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Sementara itu, bagi panitia kurban di masjid maupun lingkungan warga, disarankan untuk tetap memperhatikan protokol kebersihan lingkungan dan pengelolaan limbah kurban agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












