Bekasi  

Update Pembunuhan Pengusaha Tenda: Kapolres Metro Bekasi Terjunkan Tim Khusus, Tunggu Hasil Autopsi RS Polri

Pihak Kepolisian Resor Metro Bekasi bersama Polda Metro Jaya kini tengah melakukan penyelidikan lintas satuan untuk memburu pelaku di balik aksi keji tersebut.

Kabupaten Bekasi - Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni dalam Gelar Night Run di Stadion Wibawa Mukti. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni dalam Gelar Night Run di Stadion Wibawa Mukti. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kabupaten Bekasi – Teka-teki kematian tragis ES (60), pengusaha penyewaan tenda yang ditemukan bersimbah darah di rumahnya, Desa Kertamukti, Cibitung, mulai memasuki babak baru.

Pihak Kepolisian Resor Metro Bekasi bersama Polda Metro Jaya kini tengah melakukan penyelidikan lintas satuan untuk memburu pelaku di balik aksi keji tersebut.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan motif kejadian sebelum seluruh bukti ilmiah terkumpul.

Polisi Periksa Saksi dan Olah TKP Ulang

Sejak jenazah ditemukan pada Kamis (9/4/2026) siang, tim identifikasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara intensif.

Sejumlah barang bukti telah diamankan, dan para saksi—termasuk pegawai korban dan warga sekitar—telah dimintai keterangan resmi.

“Sedang dalam penyelidikan kami kasusnya. Kita sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sekarang masih dilakukan pendalaman lebih lanjut. Nanti kalau sudah terungkap pasti kami kabari,” tegas Kombes Pol Sumarni, Jumat (10/4/2026).

Menanti Kepastian Medis dari RS Polri

Terkait rumor yang beredar di masyarakat mengenai adanya luka gorok di leher korban, Kapolres memilih untuk tetap objektif.

Baca Juga: Pengusaha Tenda di Cibitung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Perampokan Sadis

Ia menyatakan bahwa kepastian jenis luka dan penyebab kematian sepenuhnya berada di tangan tim dokter forensik.

“Nanti dokter yang bisa jelaskan kalau sudah keluar hasilnya (autopsi),” singkatnya.

Saat ini, jenazah ES telah berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses bedah mayat.

Antara Pembunuhan Murni atau Perampokan

Senada dengan Kapolres, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyidik tengah fokus pada dua kemungkinan motif utama.

Penyidik sedang menyisir daftar inventaris barang berharga milik korban untuk melihat apakah ada harta benda yang raib dari rumah di Kampung Utan Salak tersebut.

“Penyidik masih melakukan pendalaman, apakah ini murni pembunuhan atau ada barang-barang yang diambil (perampokan). Kami akan terus memberikan updatekepada rekan-rekan sekalian,” ujar Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya.

Ketertutupan Korban Jadi Tantangan

Berdasarkan informasi yang dihimpun GoBekasi.id, sifat korban yang dikenal tertutup dan tinggal seorang diri menjadi tantangan tersendiri bagi penyidik dalam memetakan siapa saja orang yang memiliki akses keluar-masuk rumah dalam beberapa hari terakhir.

Polisi juga dikabarkan tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar akses masuk Desa Kertamukti guna mencari petunjuk visual.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *