Bekasi  

Lautan Bunga di Stasiun Bekasi Timur: Bentuk Duka Mendalam Penumpang untuk Korban Tragedi KRL

Tak hanya rangkaian bunga, lembaran kertas berisi doa dan ucapan belasungkawa juga terselip di antaranya.

Bekasi - Paket buket bunga nampak menghiasi sudut stasiun, menjadi simbol duka cita dan penghormatan terakhir bagi para korban tragedi tabrakan maut antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek, Kamis (30/4/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.
Paket buket bunga nampak menghiasi sudut stasiun, menjadi simbol duka cita dan penghormatan terakhir bagi para korban tragedi tabrakan maut antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek, Kamis (30/4/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Pemandangan berbeda terlihat di area pintu masuk Stasiun Bekasi Timur pada Kamis (30/4/2026) pagi.

Puluhan buket bunga nampak menghiasi sudut stasiun, menjadi simbol duka cita dan penghormatan terakhir bagi para korban tragedi tabrakan maut antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.

Tak hanya rangkaian bunga, lembaran kertas berisi doa dan ucapan belasungkawa juga terselip di antaranya.

Pesan-pesan tersebut menyuarakan harapan agar para korban mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.

Luthfi, salah satu petugas keamanan Stasiun Bekasi Timur, menuturkan bahwa aksi pemberian bunga ini terjadi secara spontan.

Bunga-bunga tersebut dibawa langsung oleh para penumpang yang hendak berangkat kerja sejak Rabu malam.

Berita Bekasi Lainnya  Komisi IV DPRD Ambil Sikap Soal Gejolak di IPSI Kota Bekasi

“Bunga-bunga itu sudah ada sejak semalam, dibawa oleh para penumpang. Awalnya hanya ada dua buket, namun sampai pagi ini jumlahnya terus bertambah,” ujar Luthfi saat ditemui di lokasi.

Ia menegaskan bahwa aksi ini murni inisiatif dari hati para pengguna jasa kereta api, tanpa ada penggerak atau instruksi dari pihak mana pun.

“Ini murni datang dari keinginan hati para penumpang sendiri,” jelasnya singkat.

Di tengah suasana haru tersebut, kabar duka kembali datang. Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan bertambah satu orang, sehingga total korban jiwa kini mencapai 16 orang.

Korban terbaru yang teridentifikasi adalah Mia Citra Rumaisha, seorang karyawati swasta yang bekerja di kawasan Jakarta Timur.

Berita Bekasi Lainnya  Tahun Ini Ada 5 Perda Yang Disahkan DPRD Kota Bekasi

Mia menjadi salah satu korban dari gerbong khusus perempuan yang terdampak paling parah dalam insiden tersebut.

Terkait aktivitas layanan, pihak KAI Commuter melalui akun resmi @commuterline menyatakan bahwa operasional di Stasiun Bekasi Timur kini telah kembali berjalan normal. Proses evakuasi dan sterilisasi jalur telah rampung dilakukan.

“Saat ini seluruh layanan naik turun penumpang sudah dapat berjalan kembali. Kami juga telah memastikan seluruh fasilitas siap digunakan serta keamanan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” tulis pernyataan resmi KAI Commuter.

Meski jadwal perjalanan telah pulih, sisa-sisa trauma dan duka masih terasa jelas di wajah para penumpang yang melintas, diiringi harum bunga yang memenuhi gerbang masuk stasiun.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *