Bekasi  

Pemkot Bekasi Minta Perusahaan Perluas Kesempatan Kerja bagi Disabilitas

Bekasi - Peserta Job Fair 2026 di Mega City Bekasi, Selasa (7/7/2027). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Peserta Job Fair 2026 di Mega City Bekasi, Selasa (7/7/2027). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendorong perusahaan di wilayahnya memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelompok disabilitas memperoleh hak yang sama dalam mengakses lapangan pekerjaan.

Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan Job Fair Kota Bekasi 2026 yang menyediakan sekitar 5.000 lowongan kerja dari 50 perusahaan. Sebanyak 300 lowongan di antaranya dikhususkan bagi penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi, Dzikron, mengatakan penyediaan lowongan khusus tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap penyandang disabilitas agar lebih mudah masuk ke dunia kerja.

“Untuk Job Fair tahun ini, kita siapkan 300 lowongan pekerjaan bagi penyandang disabilitas,” ujar Dzikron kepada awak media, Selasa (7/7/2027).

Ia mengatakan, perusahaan juga diharapkan memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Sesuai ketentuan, perusahaan didorong menyediakan sekitar satu persen kuota tenaga kerja bagi penyandang disabilitas dengan penempatan yang disesuaikan kebutuhan perusahaan serta kemampuan masing-masing pekerja.

“Perusahaan memang diharapkan menyediakan sekitar satu persen kuota bagi penyandang disabilitas. Penempatannya tentu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan kemampuan masing-masing,” katanya.

Untuk mendukung penyerapan tenaga kerja disabilitas, Pemkot Bekasi menggandeng dua lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan penyandang disabilitas.

Kedua lembaga tersebut tidak hanya membantu proses penyaluran tenaga kerja ke perusahaan di Kota Bekasi maupun luar daerah, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan.

“Mereka tidak hanya membantu penyaluran ke perusahaan di Kota Bekasi maupun luar Kota Bekasi, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan,” ucap Dzikron.

Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar penyandang disabilitas memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga penyerapan tenaga kerja tidak hanya sebatas memenuhi kuota.

Dzikron menambahkan, minat masyarakat terhadap Job Fair Kota Bekasi 2026 cukup tinggi. Hingga hari pertama pelaksanaan, sekitar 7.000 pencari kerja telah mendaftarkan diri untuk mengikuti bursa kerja yang berlangsung selama dua hari tersebut.

“Untuk pelaksanaan Job Fair sendiri berlangsung selama dua hari, yakni sekarang dan juga besok,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Bekasi berharap dapat membantu menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bekasi yang saat ini masih berada di angka 7,33 persen.

“Melalui program Job Fair ini, kami berharap dapat membantu menurunkan angka Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Bekasi yang saat ini masih berada di angka 7,33 persen,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *