Bekasi — Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mengajukan pembangunan empat Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMA dan SMK kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang untuk memperluas akses pendidikan menengah sekaligus mengerek daya tampung siswa yang selalu defisit setiap tahun.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Boby Agus Ramdan, menyatakan bahwa usulan ini merupakan respons konkret atas gelombang aspirasi masyarakat yang mendambakan pemerataan layanan pendidikan negeri.
Dari empat sekolah yang diajukan, dua di antaranya sudah memasuki tahap realisasi pada tahun 2026 ini, yakni SMA Negeri 2 Cikarang Timur dan SMA Negeri 2 Karangbahagia.
Sementara itu, dua sekolah lainnya, yaitu SMA Negeri 2 Serangbaru dan SMK Negeri 2 Babelan, diproyeksikan masuk dalam daftar prioritas pembangunan pada tahun 2027 mendatang.
“Meskipun kewenangan SMA dan SMK berada di provinsi, kami memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar Boby, dikutip Selasa (14/7/2026).
Boby memaparkan, urgensi penambahan sekolah negeri ini selalu memuncak setiap kali pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) bergulir. Keterbatasan kuota di sekolah negeri yang ada kerap membuat sebagian calon siswa terlempar dari sistem.
Komisi IV kini terus mengintensifkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat serta Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah 3 Jawa Barat agar penambahan USB bisa diakomodasi secara bertahap.
Guna mempercepat proses, legislatif juga membuka ruang bagi warga untuk mengusulkan lahan potensial, dengan syarat status hukum tanahnya jelas (clear and clean) dan mendapat restu dari lingkungan sekitar.
Sinyal positif datang dari instansi vertikal provinsi. Bagian Sarana dan Prasarana KCD Wilayah 3 Kabupaten dan Kota Bekasi, Parhan Firmansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun ke lapangan untuk menyurvei lahan yang diusulkan masyarakat di Kecamatan Babelan sebagai calon lokasi SMKN 2 Babelan.
“Kami hadir untuk memfasilitasi dan menindaklanjuti usulan masyarakat. Lahan yang diusulkan akan kami kaji, termasuk memastikan statusnya clear and clean sebelum diproses lebih lanjut,” kata Parhan.
Jika lolos verifikasi, lahan tersebut nantinya harus melewati mekanisme administrasi berupa hibah aset dari Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Parhan menilai pembangunan SMKN 2 Babelan sangat strategis lantaran wilayah kecamatan tersebut saat ini baru ditopang oleh satu SMK negeri.
“Apabila seluruh persyaratan terpenuhi dan anggaran tersedia, kami berharap usulan pembangunan SMKN 2 Babelan dapat direalisasikan pada 2027,” ujar Parhan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













