Kota Bekasi – Berbeda dengan hiruk-pikuk di Terminal Bekasi dan jalur tol Jakarta-Cikampek, arus mudik di moda transportasi kereta api melalui Stasiun Bekasi justru terpantau melandai. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya penurunan volume penumpang pada Selasa (17/3/2026).
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 4.719 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Bekasi menuju berbagai kota tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan kepadatan yang terjadi pada akhir pekan lalu.
Faktor “Curi Start” di Akhir Pekan
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa penurunan ini bersifat situasional. Hal ini disebabkan oleh besarnya gelombang pemudik yang telah melakukan perjalanan lebih awal pada hari Sabtu dan Minggu sebelumnya guna menghindari puncak kepadatan.
“Untuk hari ini ada sedikit penurunan dibandingkan pada hari Sabtu dan Minggu kemarin,” ujar Franoto, Rabu (18/3/2026).
Prediksi Gelombang Kedua: Rabu dan Kamis
Meski saat ini terpantau lebih lengang, PT KAI memprediksi arus penumpang akan kembali meroket dalam 48 jam ke depan. Hal ini berkaitan dengan dimulainya periode libur bersama bagi sebagian besar pekerja kantoran dan ASN.
“Kami memprediksi peningkatan akan kembali terjadi pada Rabu dan Kamis mendatang, mengingat masih banyak warga yang bekerja,” jelas Franoto.
Guna menjamin keamanan di tengah dinamika arus mudik yang fluktuatif, Stasiun Bekasi memperketat pengamanan dengan skema kolaborasi. Personel dari Polres Metro Bekasi Kota, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi disiagakan di berbagai titik strategis stasiun.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












