Bekasi – Mandeknya perbaikan Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) memicu reaksi keras dari legislator.
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Budi Yanto, mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera mengambil tindakan diskresi taktis guna mengatasi kerusakan infrastruktur vital tersebut, tanpa harus berlindung di balik sekat regulasi wewenang pusat.
Secara regulasi, aset dan pengelolaan jembatan tersebut memang berada di bawah yurisdiksi pemerintah pusat. Namun, Budi mengingatkan bahwa pihak yang sehari-hari bertaruh nyawa dan terdampak langsung atas kerusakan faskes tersebut adalah warga lokal Kabupaten Bekasi.
“Kami melihat beberapa tahun terakhir pemda lebih fokus membangun jalan di sepanjang aliran Kali CBL, padahal kondisi jembatan juga butuh perhatian serius,” kritik Budi, Kamis (2/7/2026).
Budi memaparkan, Jembatan CBL bukan sekadar fasilitas penyeberangan biasa, melainkan urat nadi transportasi utama bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Bekasi.
Saban hari, ribuan warga dari Kecamatan Tambun Utara, Babelan, hingga Sukawangi bergantung penuh pada jembatan ini sebagai jalur alternatif tercepat untuk bertolak ke kawasan industri maupun mengurus keperluan administratif di pusat pemerintahan (Pemkab) di Cikarang.
Jika jembatan ini dibiarkan terus merosot kondisinya, roda ekonomi masyarakat di tiga kecamatan tersebut terancam tersendat akibat tersendatnya mobilitas pekerja dan logistik.
Selain menyoroti aspek fungsional dan keselamatan, legislator dari utara Bekasi ini menyebut perbaikan Jembatan CBL memiliki nilai strategis untuk mempercantik tata kota. Pasalnya, struktur jembatan ini berdiri berhadapan langsung dengan objek Bendungan Cikarang.
“Warga sangat bergantung pada jalan alternatif ini. Kalau nanti diperbaiki dengan baik, penampilannya juga akan lebih indah karena letaknya berhadapan langsung dengan Bendungan Cikarang,” kata Budi menandaskan.
Ia pun meminta Pemkab Bekasi segera membuka komunikasi intensif dengan Kementerian terkait agar renovasi jembatan bisa masuk skala prioritas darurat.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.











