Kota Bekasi — Kapolres Metro Bekasi Kota Kusumo Wahyu Bintoro meninjau langsung lokasi ditemukannya Ermanto Usman (65), pensiunan Jakarta International Container Terminal (JICT), yang tewas bersimbah darah di kamar tidurnya di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Selasa (3/3/2026).
Aktivis Buruh itu ditemukan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) dini hari menjelang sahur. Sementara istrinya, Pasmilawati (60), ditemukan tergeletak di lantai kamar dalam kondisi kritis dengan luka di bagian kepala.
Kapolres Datang Saat Identifikasi Berlangsung
Kusumo tiba di lokasi sekitar pukul 14.36 WIB. Saat itu, tim Inafis dan penyidik Satreskrim masih melakukan identifikasi tempat kejadian perkara (TKP).
Dengan pengawalan anggota, Kapolres langsung memasuki rumah dan menemui anak korban yang berada di dalam. Sekitar 30 menit kemudian, ia meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan rinci terkait perkembangan penyelidikan.
“Ya mohon doanya supaya segera terungkap ya,” ujar Kusumo singkat kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa seluruh temuan masih dalam proses pendalaman.
“Semua masih dalam penyelidikan ya, mohon waktu ya, mohon dukungannya. Kalau ada saksi-saksi yang bisa memberikan keterangan, informasi-informasi kami dengan senang hati bisa menampungnya,” tambahnya.
Korban Dikenal Aktif di Serikat Pekerja
Ermanto diketahui merupakan pensiunan JICT yang semasa aktifnya dikenal sebagai figur vokal dalam aktivitas serikat pekerja dan serikat pensiunan.
Kepergiannya yang tragis mengejutkan warga sekitar, terlebih lokasi perumahan tergolong kawasan yang relatif tenang.
Tidak Ada Barang Berharga Hilang
Dari informasi awal di lokasi, tidak ditemukan indikasi kehilangan barang berharga dalam rumah tersebut. Namun, dua kunci mobil milik korban dilaporkan tidak berada di tempatnya.
Temuan ini menjadi salah satu bagian yang tengah didalami penyidik untuk memastikan motif serta kronologi kejadian.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, bukti forensik, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












