Bekasi  

Polisi Selidiki Kebakaran Pabrik Limbah di Bantargebang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kota Bekasi -Disdamkarmat Kota Bekasi saat dalam upaya memadamkan kobaran api di perusahaan limbah di Bantar Gebang. Foto: Septian/Gobekasi.id.
Disdamkarmat Kota Bekasi saat dalam upaya memadamkan kobaran api di perusahaan limbah di Bantar Gebang. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Polisi tengah menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda PT Pengolahan Limbah Industri Bekasi (PLIB) di kawasan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, pada Jumat (7/11/2025) siang. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di ruang produksi.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi adanya kebakaran sekitar pukul 11.15 WIB.

Api berhasil dipadamkan kurang dari satu jam setelah enam unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi diterjunkan ke lokasi.

“Kami dari Polsek Bantargebang tadi diinformasikan, bahwa di pabrik BLIB di Sumur Batu telah terjadi kebakaran. Untuk sementara penyebabnya dari korsleting listrik,” ujar Kompol Sukadi.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

“Jadi secara keseluruhan hanya sifatnya kerugian materiil. Yang luka pun juga tidak ada. Itu yang dapat saya sampaikan,” katanya.

Menurut Sukadi, kebakaran terjadi saat pabrik masih dalam kondisi beroperasi. Pabrik tersebut diketahui bergerak di bidang pengolahan limbah, dan bahan di dalamnya sebagian bersifat mudah terbakar.

“Kondisi kebakaran saat itu sedang beroperasi. Nah pabrik ini bergerak di bidang pengolahan limbah,” jelasnya.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di ruang produksi.

“Dugaan sementara itu korsleting listrik dari ruang produksi,” ujarnya.

Meski api sempat membesar, seluruh karyawan berhasil dievakuasi dengan cepat.

“Iya sempet keluar dan alhamdulillah tidak sampai 1 jam pemadam kebakaran dari Damkar Kota Bekasi ada 6 unit. Alhamdulillah bisa padam dan sekarang prosesnya sedang pendinginan,” tutur Sukadi.

Api diketahui membakar tumpukan limbah cair yang mudah terbakar di area gudang.

“Ada limbah cair karena itu kan masuknya gudang. Jadi ada limbah cair juga,” katanya.

Namun Sukadi memastikan api tidak sempat merembet ke bangunan lain. “Tidak. Tidak menyerembet ke gudang lain,” tegasnya.

Polisi kini telah memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan dan akan memintai keterangan sejumlah saksi dari pihak manajemen serta petugas keamanan pabrik.

“Iya. Pasang police line untuk menentukan penyebab kebakaran itu sendiri. Untuk sementara dari manajemen BLIB sekaligus security akan kami mintai keterangan nantinya,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *